SUKABUMIHEADLINES.com – Majalah bisnis dan finansial asal Amerika Serikat, Forbes merilis daftar orang paling kaya di Indonesia 2021. Dibandingkan daftar orang terkaya Indonesia 2020, tahun ini banyak nama-nama baru yang masuk dalam daftar.
Namun, sayangnya daftar nama-nama orang tajir se-Indonesia baru itu belum sanggup menggeser posisi para pemain lama di posisi Top 5.
Uniknya pada tahun ini, beberapa nama besar konglomerat tergeser dari posisinya hingga tak terdapat di daftar tahun ini, sebut saja Anthoni Salim, CEO Indofood yang sebelumnya bertengger di peringkat 4. Bahkan, nama keluarga Widjaja, pemilik Grup Sinar Mas, juga keluar dari persaingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut daftar lima orang kaya di Indonesia.
5. Chairul Tanjung (Rp 62,6 triliun)
Pemimpin CT Corp ini telah merasakan asam garam kehidupan sebelum namanya masuk ke dalam lima besar daftar orang terkaya di Indonesia. Ia pernah merasakan usaha orang tuanya ditutup, tinggal di losmen sempit, hingga berjualan aneka barang demi memenuhi kebutuhan kuliah.
Sukses si “anak singkong” ini berawal melalui PT Pariarti Shindutama pada 1987, produsen sepatu anak-anak yang didirikannya bersama ketiga rekannya.
Kini, grup usaha yang dimilikinya membawahi franchise Wendy’s di Indonesia dan punya franchise Versace, Mango, hingga Jimmy Choo. Tak hanya itu, ia juga memiliki saham di Garuda Indonesia. Tidak heran jika tahun ini ia berada di peringkat 688 orang terkaya di dunia.
4. Sri Prakash Lohia (Rp 96,214 triliun)
Sri Prakash Lohia Meski lahir dan besar di India, dan menghabiskan karier profesionalnya di Indonesia sejak 1974.
Sri Prakash adalah pendiri dan ketua Indorama Corporation yang bergerak di bidang petrokimia dan tekstil, dan menempatkan dirinya di peringkat ke-5 orang terkaya di Indonesia pada tahun lalu.
Tak cuma di Indonesia, ia yang kini tinggal di Britania Raya juga aktif bergerak di luar negeri, salah satunya dengan melakukan akuisisi pabrik olefin di Nigeria.
Di dunia, adik ipar Lakshmi Mittal, miliarder India yang tinggal di London. ini menduduki peringkat 412 orang terkaya.
3. Prajogo Pangestu (Rp 97,67 triliun)
Di posisi 3 besar, ada Prajogo Pangestu. Pria asal Kebumen ini seorang taipan kayu yang mampu mempertahankan posisinya pada tahun lalu, 2020.
Namun, siapa sangka dulu ia hanyalah seorang sopir angkutan umum. Sepak terjangnya di dunia bisnis diawali dengan pertemuan dan perkenalannya dengan pengusaha kayu asal Malaysia, Burhan Uray pada tahun 60-an.
Ia kemudian bergabung di PT Djajanti Group menempati posisi General Manager (GM) di pabrik Plywood Nusantara, Gresik, Jawa Timur.
Bisnisnya pun kian melesat dan mulai bekerjasama dengan anak-anak Presiden Soeharto untuk mengembangkan Barito Group yang dimilikinya.
2. Michael Bambang Hartono (260,94 triliun rupiah)
Siapa tak kenal Michael Bambang Hartono. Sebelumnya, Michael berbagi posisi pertama dengan adik laki-lakinya, Robert Budi Hartono.
Pria berusia 81 tahun tersebut pemilik perusahaan rokok kretek Djarum yang diwarisinya dari sang ayah pada tahun 1963. Perjuangannya dan sang adik untuk terus membuat nama Djarum berjaya hingga ke kancah internasional berhasil membawa Djarum menjadi penguasa pasar rokok kretek di AS.
Sukses di bisnisnya telah menempatkan Michael di urutan 102 orang terkaya dunia.
1. Robert Budi Hartono (Rp 271,15 triliun)
Bertahun-tahun Robert bertengger di tahta peringkat satu. Anak kedua dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum yang kemudian mewariskan usaha tersebut kepadanya dan sang kakak, Michael Bambang Hartono.
Kekayaannya tak terbatas karena kiprahnya di Djarum, namun juga karena ia dan Michael adalah pemegang saham terbesar di BCA dan memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 65.000 hektar di Kalimantan Selatan.
Grand Indonesia, Blibli, com, dan Kaskus yang dimilikinya dan sang kakak hanyalah melengkapi pundi-pundi rupiah yang tak ada habisnya.
Wajar jika kemudian kekayaan sebanyak Rp 271,15 triliun membuatnya berhasil masuk ke daftar 100 orang terkaya di dunia, tepatnya di urutan 97.