Ini Penampakan Jalan Rusak Ruas Bojonggenteng-Kalapanunggal Sukabumi

- Redaksi

Senin, 16 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal rusak. l Hasan Setiawan

Penampakan Jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal rusak. l Hasan Setiawan

sukabumiheadline.com l KALAPANUNGGAL -Kondisi jalan rusak tidak hanya pada ruas Parungkuda-Pakuwon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Selain jalan rusak, ruas tersebut juga dikenal minim lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi tersebut cukup merepotkan pengendara pada malam hari.

Akses pada ruas lanjutan jalan tersebut, seperti penghubung Kecamatan Bojonggenteng-Kalapanunggal, kondisinya juga memprihatinkan, rusak dan seperti tak terurus.

Seperti pada ruas jalan yang menghubungkan Kampung Citangkil, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng dan Kampung Cisarua, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal.

Jalan rusak ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa
Jalan rusak ruas Bojonggenteng – Kalapanunggal. l Istimewa

Warga yang melintas, Hasan Setiawan (36) mengatakan, kondisi jalan rusak cukup parah sehingga berdebu di saat musim kemarau, dan menimbulkan kubangan air jika diguyur hujan deras.

“Kalau gak salah sudah hampir empat tahun dibiarkan rusak, soalnya saya cukup sering melewati jalan ini,“ ucap  Hasan kepada sukabumiheadline.com, Minggu, 15 Agustus 2021.

Baca Juga :  Warga Sukabumi, OJK Rislis Daftar 100 Pinjol Ilegal
Jalan rusak ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa
Jalan rusak ruas Bojonggenteng – Kalapanunggal. l Istimewa

Hasan meminta pemerintah bisa memperhatikan kondisi jalan rusak tersebut, karena jalan tersebut terbilang vital bagi warga Kabandungan, Kalapanunggal dan Bojonggenteng.

Terlebih, tambah dia, pada ruas jalan tersebut juga minim lampu PJU. “Selain jalannya rusak parah, di jalur ini juga kalau malam gelap banget,” kata dia.

Berita Terkait

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad
Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik
Pria pelaku pencabulan anak di Cisaat Sukabumi ditangkap di rental PS
Ngeri, penemuan mayat tanpa kepala tapi tubuh utuh di Sukabumi
Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot
Batu numpuk dalam rumah, warga korban bencana Sukabumi nangis tak ada perhatian

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:26 WIB

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:00 WIB

Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:33 WIB

11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad

Senin, 12 Januari 2026 - 00:01 WIB

Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pria pelaku pencabulan anak di Cisaat Sukabumi ditangkap di rental PS

Berita Terbaru

Ilustrasi chart dan hoaks - sukabumiheadline.com

Tekno & Sains

2025 Sukabumi tertinggi, JSH: Hoaks di Jawa Barat naik signifikan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:55 WIB

Mengendarai sepeda motor matic saat hujan deras - sukabumiheadline.com

Sains

Prakiraan cuaca Sukabumi, sepekan ke depan masih hujan

Kamis, 15 Jan 2026 - 02:42 WIB