SUKABUMIHEALINES.com – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio mendadak namanya jadi trending di Twitter. Hal ini terjadi lantaran Ketua KPI memberikan izin kepada mantan narapidana kasus pencabulan, Saiful Jamil tampil di televisi.
Warganet yang tidak sependapat dengan Ketua KPI ini menyatakan kekecewaan mereka. Di antara banyaknya kekecewaan itu, ada warganet yang bahkan menyampaikan duka cita atas meninggalnya hati nurani KPI.
“Innalillahi wainnaillaihi roji’un telah meninggal hati nurani ketua KPI,” tulis Kariem_ar*** di akun twitternya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KPI ini dianggap tidak berempati kepada trauma korban karena tetap memberikan kesempatan kepada mantan napi ini tampil di TV untuk memberikan edukasi tanpa memikirkan korban.
“Kepada ketua KPI yang selalu koar-koar tentang edukasi-edukasi, sepertinya Anda yang perlu diedukasi,” tulis Yeol.
“Mohon maaf nih pak Ketua KPI, jadi kalau mau ada sex education di TV undangnya itu artis bokep ya bukan Dr Boyke gitu?” tanya Yesa.
Namun, adapula warganet yang curiga karena Ketua KPI pada saat bersamaan terkesan menutup-nutupi kasus pelecehan seksual yang dilakukan anak buahnya.
“1. Anggota KPI melakukan pelecehan terhadap korban di dalamnya dan ketua KPI seperti menutup-nutupi. 2. Ketua KPI mengizinkan saiful jamil untuk tayang di televisi untuk edukasi. Fakta menarik : Ketua KPI cabul,” tulis Dimas.
Sebelumnya Ketua KPI, Agung dalam Podcast Daddy Corbuzier mengatakan, Saiful Jamil mendapatkan izin tampil di televisi hanya untuk program khusus seperti memberikan edukasi.
“Kita mengecam glorifikasinya, tidak boleh. Dia bisa tampil untuk kepentingan edukasi. Misalnya, dia hadir seperti bahaya predator,” kata Agung.
Selain itu, presenter Najwa Shihab baru-baru ini menyampaikan sebuah kesaksian bahwa ketua KPI Agung Suprio meninggalkan studio Mata najwa dan menolak diajak berdialog.
Dalam unggahan di akun Instagramnya, Najwa Shihab menceritakan bahwa Agung telah datang ke studio Mata Najwa untuk berdialog soal kasus pelecehan seksual yang diduga terjadi di KPI.
Najwa menyebut, Agung tiba-tiba memutuskan untuk meninggalkan studio dan menolak berdialog usai mendengar pengacara korban sedang berbicara.
“Ketua KPI tadi malam sudah hadir di studio Mata Najwa, bahkan sudah siap naik panggung tapi tiba-tiba menolak berdialog ketika pengacara MS, korban di KPI sedang berbicara dan langsung keluar meninggalkan studio,” tulis Najwa di kolom komentar unggahannya, dikutip Suara.com, Jumat (10/9/2021).

Dalam acara tersebut, dijelaskan bahwa korban pelecehan seksual di KPI rencananya akan dilaporkan balik oleh terduga pelaku dengan tuduhan pencemaran nama baik.
LBH Apik menilai bahwa hal ini merupakan sebuah kemunduran yang sangat luar biasa.
“Ketika korban sudah berani bersuara, dia kemudian ancamannya itu tadi, UU ITE. Pasal yang sudah mengkriminalkan banyak pihak. Sangat disayangkan sebenarnya.” ujar Siti Mazuma, Direktur Eksekutif LBH Apik.
Melihat unggahan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka menyoroti aksi ketua KPI yang tiba-tiba pergi meninggalkan studio Mata Najwa.
“Yah ciut, katanya ngga suka pelecehan (pas podcast sama om dedi) giliran mau bahas kasus (di lembaga) sendiri ciut,” ujar salah seorang warganet.