Istri Pamer Harta, Sekda Klarifikasi Tas Mewah KW tapi yang Dipake Beda

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Provinsi Riau SF Hariyanto dan istri. l Istimewa

Sekda Provinsi Riau SF Hariyanto dan istri. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Gegara istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau bernama Adrias gemar memamerkan barang-barang mewah di media sosial (medsos), membuat sang suami yang menjabat orang ketiga di provinsi kaya migas itu kalang kabut.

Alhasil, sang suami yang menjabat Sekda, SF Hariyanto pun menjadi sorotan warganet usai istri dan anaknya kerap memamerkan barang mewah dan gaya hidup hedon di medsos.

Diketahui, Adrias sempat pamer tas mahal merek Gucci dan Hermes yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah. Adrias juga kerap mengunggah foto liburan ke Eropa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, anak perempuan SF juga mulai disorot lantaran memiliki tas hingga sepatu mewah sampai sempat menggelar pesta ulang tahun di hotel bintang lima.

Tak pelak lagi, unggahan anak istri SF di medsos pun langsung disantap netizen. Beberapa hari belakangan, sebuah utas di akun Twitter @PartaiSocmed menghebohkan netizen lantaran mengunggah sederet foto yang menampilkan kehidupan mewah Adrias.

Dalam foto-foto tersebut, Adrias tampak berpose menggunakan barang bermerek dan mewah senilai ratusan juta.

Selain itu, di Instagram pribadinya, istri Sekdaprov Riau juga kerap mengunggah foto saat mengunjungi banyak negara. Kehidupan mewah Adrias sontak menjadi menjadi sorotan warganet.

Tak hanya istrinya, anak SF Hariyanto juga disorot karena gaya hidup mewahnya.

Baca Juga :  Resign dari Bank, Kini Omset Usaha Wanita Cibadak Sukabumi Ini Rp45 Juta

Klarifikasi SF Hariyanto 

Tak menunggu lama, SF pun cepat-cepat mengklarifikasi bahwa tas mewah istrinya yang kerap mejeng di medsos itu adalah merk palsu alias KW.

“Sudah saya kroscek, misalnya tas salah satu brand yang disebutkan seharga ratusan juta, itu sangat tidak benar. Karena itu barang KW dan dibeli dengan harga berkisar antara Rp2-5 juta di Mangga Dua Jakarta. Itu tokonya masih ada, silahkan di-kroscek,” sebut Hariyanto kepada wartawan, Senin (20/3/2023).

SF Hariyanto menjelaskan foto yang beredar merupakan koleksi foto-foto lama pada 2017-2019. Pada waktu itu, ia belum menjabat Sekdaprov Riau dan masih bertugas di Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Selain itu, ia membantah pelesir istrinya ke luar negeri bukanlah suatu kemewahan (hedonisme). Sebab, liburan ke luar negeri itu tidak mengeluarkan biaya yang besar dan bersifat patungan bersama teman-temannya.

“Liburan ke luar negeri itu lebih kurang Rp14 juta untuk tujuh hari. Kelas ekonomi dan memilih tiket promo. Menginapnya di apartemen biasa untuk menghemat biaya dan bahkan ada yang menggunakan transportasi umum. Jadi tidaklah bermewah-mewahan seperti yang diinfokan,” terang SF Hariyanto.

SF Hariyanto merasa perlu memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menjadi fitnah di tengah-tengah masyarakat.

Terakhir, ia berharap masyarakat dapat bijak dalam mencerna informasi yang berkembang dan melihat sumber informasi apakah dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Resign dari Bank, Kini Omset Usaha Wanita Cibadak Sukabumi Ini Rp45 Juta

“Inikah mau masuk Ramadhan, marilah sama-sama kita berbaik sangka, jangan menduga-duga yang belum pasti kebenarannya,” pungkasnya.

Diragukan Warganet 

Namun, klarifikasi malah diragukan warganet yang mengaku tak percaya bahwa tas atau sepatu bermerek istrinya merupakan barang palsu atau KW.

Berdasarkan pantauan, baik di media sosial, warganet meragukan barang-barang mewah milik istri SF Hariyanto itu palsu. Warganet juga mempertanyakan saat klarifikasi tersebut, sebab menggunakan barang palsu juga sebuah kesalahan.

Masa iya istri pejabat make barang KW? Kalaupun iya KW, Bukannya itu ilegal Pak? Seorang istri Sekda membeli dan menggunakan produk ilegal. Membeli = mendukung kegiatan pemalsuan,” kata seorang warganet berkomentar pada tautan Twitter tersebut.

Bahkan, seorang netizen yang jeli juga mengomentari klarifikasi tersebut karen barang yang dipamerkan di medsos dengan saat klarifikasi beda tipe.

Mohon maaf pak Sekda Riau, sepatu Gucci KW-nya berbeda dengan yang di plexing istri bapak. Itu Gucci Pearl Embellished Platform Sneakers lho. Mungkin terburu buru beli barbuk untuk konperss?,” tulis akun @matanetizen1 di akun TikTok.

Belakangan pejabat pemerintah dengan gaya hidup mewah disorot masyarakat imbas dari kasus pejabat pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo.

Sejak kasus Rafael mencuat, netizen Indonesia ramai-ramai melaporkan sejumlah pejabat lainnya yang kerap memamerkan gaya hidup mewah dan barang-barang bermerk melebihi kemampuan sesuai dengan gaji jabatan yang diemban.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi minta Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus usut kasus kades minta THR
Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!
Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 01:11 WIB

Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB