Kemenhan dorong TNI bentuk batalyon baru di semua kabupaten, ini tujuannya

- Redaksi

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi personel TNI - sukabumiheadline.com

Ilustrasi personel TNI - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kementerin Pertahanan (Kemenhan) mendorong TNI untuk menuntaskan pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di seluruh kabupaten Indonesia. Rencana ini diklaim sebagai bagian dari penguatan pertahanan daerah.

Hal itu dinyatakan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai upaya pemerintah dalam menjalankan strategi menjaga pertahanan kedaulatan negara melalui pendekatan defensif aktif, serta memastikan stabilitas nasional sebagai prasyarat pembangunan.

“Presiden memerintahkan kita untuk menjaga seluruh kabupaten. Oleh karena itu, kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia (Jenderal Agus Subiyanto) ditugaskan untuk membangun setiap batalyon menjaga satu kabupaten,” kata Sjafrie dalam Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia dikutip dari laman resmi Lemhanas, Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sjafrie, batalyon teritorial tak hanya berfungsi pada aspek pertahanan. Tetapi, dia mengklaim, keberadaan anggota TNI pada tiap batalyon tersebut bisa memberikan kontribusi terhadap penguatan lingkungan sosial serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di daerah melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, TNI sebagai bagian dari sistem pengamanan nasional (national safety belt) harus memastikan keamanan seluruh elemen pemerintahan, termasuk pemerintah daerah agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

Adapun sebagai catatan, hingga tahun 2025, pemerintah telah membangun sekitar 150 batalyon. Jumlah tersebut akan terus ditambah hingga mencapai sekitar 514 batalyon sesuai jumlah kabupaten di Indonesia.

Rencana ini selaras dengan keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menghidupkan kembali tugas dan jabatan Kepala Staf Teritorial yang sudah dihilangkan sejak Oktober 2001. Panglima mengangkat Pangkogabwilhan III Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi sebagai Kaster TNI pada Maret 2026.

Pengertian Batalyon

Batalyon TNI adalah satuan tempur dasar (infa, artileri, dll) beranggotakan 500-1000 prajurit. Terdapat lebih dari 63 Batalyon Infanteri aktif, dan pemerintah menargetkan pembentukan 750 Batalyon Teritorial Tempur hingga 2029 (sebagian ditargetkan 500 Yonif TP) untuk pertahanan perbatasan, ketahanan pangan, dan program pemerintah seperti makan bergizi gratis (MBG).

Berikut adalah poin kunci mengenai Batalyon TNI AD:

Batalyon berada di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) dan Kostrad. Sebarannya meliputi Jawa (21), Sumatera (14), Papua (9), Kalimantan (7), Sulawesi (6), Maluku (3), dan Bali-Nusa Tenggara (3).

Struktur batalyon dipimpin oleh seorang perwira menengah (Letnan Kolonel). Unit ini terdiri dari beberapa kompi, yang mencakup satuan infanteri, artileri medan (Armed), dan artileri pertahanan udara (Arhanud).

Batalyon termasuk satuan Infanteri Raider, Mekanis, dan Komposit. Pembangunan Batalyon Teritorial Tempur (Yonif TP) difokuskan pada penguatan perbatasan dan dukungan swasembada pangan.

TNI AD aktif mengirimkan calon Komandan Batalyon (Danyon) untuk mengikuti pendidikan internasional (misal: di Pakistan) guna meningkatkan kemampuan operasi konvensional dan sub-konvensional.

Contoh batalyon aktif antara lain Yon Armed 13 Kostrad Sukabumi yang berada di Jl. Perintis Kemerdekaan, Sukamulya, Kec. Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berita Terkait

5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah
Menaker: Serikat pekerja bukan lawan perusahaan, tapi penjaga hak karyawan
4 prajurit TNI dendam pribadi ke Andrie Yunus, siram air keras ke alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi
Pohon timpa tronton di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, 2 orang luka
KDM ajak Gen Z Jawa Barat nikah sederhana, uang mending buat beli rumah
Soal bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, Korlantas Polri kunjungi Lembur Pakuan
Survei: 74,9% penduduk Indonesia siap ikut perang bela negara
Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:58 WIB

Kemenhan dorong TNI bentuk batalyon baru di semua kabupaten, ini tujuannya

Sabtu, 18 April 2026 - 17:40 WIB

5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Menaker: Serikat pekerja bukan lawan perusahaan, tapi penjaga hak karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 21:02 WIB

4 prajurit TNI dendam pribadi ke Andrie Yunus, siram air keras ke alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Pohon timpa tronton di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, 2 orang luka

Berita Terbaru