Sukabumi masuk 10 Kota Toleran di Indonesia versi SETARA Institute

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tugu Kusukabumiku Kota Sukabumi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Tugu Kusukabumiku Kota Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – SETARA Institute merilis Indeks Kota Toleran di Indonesia. Ada 10 besar kota yang dianggap paling toleran dengan Salatiga, Jawa Tengah, menempati posisi pertama.

Menurut Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Ismail Hasani, indeks kota toleran 2025 merupakan bentuk konsistensi pihaknya untuk memastikan pengukuran yang berkelanjutan.

SETARA Institute mencatat dan merekam progresi ataupun regresi kerja bersama pemerintah daerah serta masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi (indeks kota toleran) bukan semata-semata prestasi Wali Kota atau Kesbangpol atau FKUB, tapi adalah prestasi bersama,” kata Ismail, seperti dilansir Detik.

SETARA Institute dalam hal ini menggunakan empat variabel dan delapan indikator sebagai alat ukur untuk menilai 94 kota toleran di Indonesia. Adapun keempat variabel tersebut, yakni variabel regulasi pemerintah kota, variabel regulasi sosial, variabel tindakan pemerintah, dan variabel demografi agama.

Sementara itu, Kota Bekasi dan Sukabumi menjadi dua kota mewakili Jawa Barat sebagai kota paling toleran di Indonesia, keduanya berada di posisi 5 dan 6.

Berikut ini peringkat 10 besar kota toleran di Indonesia berdasarkan indeks dari SETARA Institute pada 2025:

  1. Kota Salatiga (skor 6,492)
  2. Kota Singkawang (skor 6,391)
  3. Kota Semarang (skor 6,160)
  4. Kota Pematangsiantar (skor 6,084)
  5. Kota Bekasi (skor 6,037)
  6. Kota Sukabumi (skor 5,973)
  7. Kota Magelang (skor 5,805)
  8. Kota Kediri (skor 5,792)
  9. Kota Tegal (skor 5,733)
  10. Kota Ambon (skor 5,657)

Berita Terkait

Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis
Cegah keracunan, BGN larang siswa bawa pulang makanan MBG
KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah
Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah
Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan
BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu
Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga
414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Cegah keracunan, BGN larang siswa bawa pulang makanan MBG

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22 WIB

KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:25 WIB

Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan

Berita Terbaru

Warga Cidolog Sukabumi gantung diri di jembatan - Ist

Sukabumi

Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:58 WIB

Ilustrasi hujan deras disertai petir - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim hujan di Sukabumi?

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:13 WIB