Jangan salah kaprah! Musim panas berbeda dengan kemarau, begini penjelasannya

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Sebagian besar dari kita mungkin menganggap musim panas sama dengan musim kemarau. Jangan salah kaprah, karena keduanya berbeda sama sekali. Musim kemarau dan musim panas berbeda secara mendasar dalam definisi dan wilayah terjadinya.

Musim kemarau atau dry season ditandai dengan curah hujan rendah di wilayah tropis seperti Indonesia, sementara musim panas atau summer merujuk pada suhu tinggi yang terjadi di negara empat musim, biasanya berlangsung dari Juni hingga Agustus.

Perbedaan utama musim kemarau vs musim panas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip sukabumiheadline.com dari artikel Summer Definition, Effects & Activities di study.com, musim kemarau terjadi di wilayah Tropis (termasuk Indonesia), sedangkan musim panas terjadi di wilayah subtropis yang memiliki empat Musim.

Musim kemarau diukur dari rendahnya curah hujan (kurang dari 150 mm/bulan), sedangkan musim panas diukur dari suhu udara yang mencapai titik tertinggi dalam setahun.

Di Indonesia, kemarau biasanya terjadi sekitar Maret hingga September akibat angin muson timur. Musim panas di belahan bumi utara terjadi Juni-Agustus.

Meskipun demikian, musim kemarau sering kali terasa panas dan kering dengan matahari terik. Namun untuk musim panas, biasanya ditandai dengan siang hari yang lebih panjang dan suhu udara yang tinggi.

Ciri-ciri musim lemarau di Indonesia, ditandai dengan jarang terjadi hujan, tanah mengering, dan berpotensi retak. Selain itu, sumber air (sungai, danau) menurun atau kering, hingga kelembapan udara cenderung rendah.

Sementara itu, ciri-ciri musim panas (subtropis), adalah suhu udara terasa panas dan membuat mudah berkeringat. Kemudian, adanya peningkatan aktivitas biologis.

Meskipun berbeda, keduanya sama-sama membuat suhu terasa panas. Indonesia hanya mengalami musim kemarau dan hujan, bukan musim panas.

Berita Terkait

Prakiraan suhu dan cuaca Sukabumi 24 Juli – 31 Juli 2026, potensi hujan akhir bulan
Prakiraan suhu udara dan cuaca Sukabumi 18 – 23 Juli 2026
Prakiraan suhu udara Sukabumi 11-18 Juli: Besok terendah, 15-16 hujan ringan
Prakiraan suhu Sukabumi satu pekan ke depan, 3 hari terakhir terdingin
Waspada gempa bumi, 5 sesar aktif ini berdampak langsung ke wilayah Sukabumi
Musim El Nino Godzilla: Ini kecamatan terpanas dan terdingin di Sukabumi
Berawan hingga cerah, prakiraan cuaca Sukabumi pada 23-31 Mei 2026
Prakiraan cuaca Sukabumi 16-22 Mei 2026 didominasi hujan ringan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:03 WIB

Prakiraan suhu dan cuaca Sukabumi 24 Juli – 31 Juli 2026, potensi hujan akhir bulan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:58 WIB

Prakiraan suhu udara dan cuaca Sukabumi 18 – 23 Juli 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

Prakiraan suhu udara Sukabumi 11-18 Juli: Besok terendah, 15-16 hujan ringan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:14 WIB

Prakiraan suhu Sukabumi satu pekan ke depan, 3 hari terakhir terdingin

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:17 WIB

Waspada gempa bumi, 5 sesar aktif ini berdampak langsung ke wilayah Sukabumi

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB