23.4 C
Sukabumi
Minggu, Juli 14, 2024

Terobosan skuter matik murah tapi memikat Yamaha Jog 125, cek speknya

sukabumiheadline.com - Yamaha, produsen kendaraan roda dua...

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Jangan Sampai Keluarga Sukabumi Tak Kebagian, 500 Ribu Rice Cooker Gratis Siap Dibagikan

EkonomiJangan Sampai Keluarga Sukabumi Tak Kebagian, 500 Ribu Rice Cooker Gratis Siap Dibagikan

sukabumiheadline.com l Ada kabar baik buat keluar di Sukabumi, Jawa Barat. Pasalnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membagikan 500 ribu unit alat memasak berbasis listrik (AML) atau rice cooker ke masyarakat tahun ini.

Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik Bagi Rumah Tangga pun telah diterbitkan. Bahkan sebagai turunannya, Kementerian ESDM juga telah diterbitkan Petunjuk Teknis Penyediaan AML melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 548.K/TL.04/DJL.3/2023.

Melalui program pembagian 500 ribu rice cooker berpotensi meningkatkan konsumsi listrik sekra 140 GWh setara dengan kapasitas pembangkitan 20MW. Sehingga, akan menghemat LPG sekira 29 juta kilogram (kg) atau setara 9,7 juta tabung 3 kg.

“Untuk Pemerintah, program ini dapat mengurangi subsidi impor LPG 3kg yang digunakan untuk memasak. Bagi PLN program ini dapat meningkatkan penjualan listrik,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P. Hutajulu dalam keterangan resminya.

Ia juga menyampaikan target rumah tangga penerima rice cooker adalah pelanggan PLN atau PLN Batam berdaya 450 VA sampai dengan 1.300 VA yang berdomisili di daerah tersedia listrik 24 jam menyala.

Menurut Jisman rice cooker yang dibagikan harus buatan dalam negeri yang dibuktikan dengan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sesuai Standar Nasional Indonesia, dan memiliki label hemat energi.

“Spesifikasi AML yang akan didistribusikan antara lain berfungsi minimal memasak nasi, menghangatkan dan mengukus dengan kapasitas sebesar 1,8 sampai dengan 2,2 liter,” katanya.

Lebih lanjut, Jisman menyampaikan program ini merupakan hibah dari pemerintah. Oleh karena itu, perlu disematkan stiker yang bertuliskan “Hibah Kementerian ESDM” dan “Tidak untuk diperjualbelikan”.

Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM selaku pelaksana program, saat ini tengah menyiapkan data calon penerima rice cooker berdasarkan usulan dari kepala desa atau pejabat setingkat.

Namun, program ini hanya berlaku bagi keluarga Sukabumi yang tidak memiliki AML.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer