John Paul Ivan Mualaf, Sebut Konsep Tuhan dalam Kristen Tidak Jelas

- Redaksi

Kamis, 18 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John Paul Ivan. l Istimewa

John Paul Ivan. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Mantan gitaris band Boomerang, Johannes Paulus Ivan atau John Paul Ivan mengungkapkan kisah spiritualnya yang memutuskan menjadi mualaf.

Diakui Ivan, hal itu berawal dari kegelisahannya hingga menyebut konsep Ketuhanan di Kristen tak logis.

Menjadi Mualaf

John Paul Ivan dikenal sebagai salah satu gitaris tenar pada eranya. Ia merupakan mantan gitaris band Boomerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian, sosoknya menjadi sorotan ketika tampil dalam YouTube Talk Show tvOne dengan judul ‘Inspirasi Jalanan’. Saat itu, Ronal Surapradja menyebut satu fakta yang tak banyak orang tahu tentang John Paul Ivan.

“Banyak tidak tahu bahwa John Paul Ivan adalah seorang Muslim lho,” kata Ronal Surapradja.

“Mualaf ya tahun 2006,” kata John.

John Paul Ivan mengungkapkan keputusannya pindah agama dan menjadi mualaf, saat ia merasa gelisah dan mencari tahu tentang arti agama.

“Sebelum saya memutuskan jadi mualaf, saya baca. Istilahnya gini, saya ingin mencari tahu, istilahnya apa sih itu agama. Sekitar tahun 2000an ada kegelisahan di hati saya, hatinya ingin tahu. Kita gak mau menerima aja. Kita kan sebenarnya dunia ketiga, hanya menerima aja. Mau itu Islam, Kristen,” kata dia.

Konsep Ketuhanan dalam Kristen

John besar dengan ajaran agama Kristen. Ia pun sempat datang ke Gereja dan mempelajari tentang konsep Ketuhanan dalam Kristen.

Namun, konsep tersebut menurut John Paul Ivan tak logis karena konsep tersebut menyebut yang diyakini sebagai Tuhan, ketika akan meninggal, dia berdoa dahulu kepada Tuhan di atasnya.

“Jadi, ini tidak bisa dianggap Tuhan,” kata John.

Hal itu menjadi pemicu John Paul Ivan akhirnya pindah agama dan menjadi seorang mualaf pada 2006.

Ditentang Keluarga

Namun, usai memutuskan memeluk Islam, John Paul Ivan sempat mendapat pertentangan dari keluarga. Namun, meski ditentang ia sudah bulat memeluk agama barunya itu.

“Ada (proses di Islam-kan) di Sunda Kelapa, mengucapkan kalimat syahadat (tahun) 2006. Terjadi pertentangan (di keluarga) pasti ada. Ya sudah kita jalani aja, kayak begituan hal lumrah kayak keluarga dari beda agama. Jalanin aja. Saya jelasin, saya memilih ini dari saya sendiri,” papar John.

“Saya harap bisa diterima gitu, akhirnya ya it’s ok. Gak perlu (ganti nama), yang penting ini (pikiran) dan ininya (hatinya),” sambungnya.

Berita Terkait

MUI beri pujian film yang dibintangi artis asal Sukabumi ini
Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:36 WIB

MUI beri pujian film yang dibintangi artis asal Sukabumi ini

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi kasir sedang menghitung pembelian dan pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:26 WIB