Jualan Sambal, Omzet Usaha Wanita Cicurug Sukabumi Rp30 Juta per Bulan

- Redaksi

Rabu, 8 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Wanita dan bisnis rumahan sepertinya memang “berjodoh”, terlebih jika itu berkaitan dengan kuliner. Selain terbiasa menyiapkan hidangan untuk santapan sehari-hari, dapur dan kuliner bak dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan dengan wanita.

Tak heran jika banyak wanita di Sukabumi yang menjalankan bisnis kuliner. Dari mulai membuka kedai atau restoran hingga usaha di rumah yang bisa dilakukan sambil melakukan aktivitas lainnya.

Seperti dilakukan Erna Ratnasari, seorang warga Kampung Pamoyanan RT 03/02, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Sukabumi Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wanita berusia 49 tahun yang kini tinggal di Perum Griya Benda Asri 2, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, itu memproduksi sambal yang bukan saja terasa lezat di lidah, sekaligus bikin ketagihan.

“Kelebihan sambal ini lebih kaya rasa karena dibuat dengan komposisi bahan dan bumbu fresh, sehingga lezatnya stabil,” jelas Erna kepada sukabumiheadline.com, Selasa (7/2/2023) malam.

Sambal lezat yang dijual dalam kemasan 200 gram itu dilabeli Sambal ABS. Menurut Erna, ABS merupakan kependekan dari Ayam Bakar Siliwangi, salah satu usaha yang pernah dijalaninya.

Tak heran jika sambal racikan Erna tersebut terasa pas jika dinikmati bareng ayam bakar ataupun goreng. “Cocok dengan ayam bakar kecap atau ayam goreng,” jelas dia.

Pemasaran dan Omzet Usaha

Erna menambahkan, Sambal ABS dalam kemasan 200 gram itu dijualnya seharga Rp20 ribu dan ia edarkan secara online dan sistem reseller.

“Harga jualnya 20 ribu Rupiah untuk kemasan 200 gram. Saya jual secara online dan reseller,” ungkap Erna.

Strategi pemasaran yang dilakukan Erna tampaknya memang berhasil. Hal itu bisa dilihat dari omzet usaha sambal yang berhasil diraupnya yang mencapai hingga puluhan juta Rupiah per bulan.

“Untuk total omzet penjualan per bulannya sampai 30 juta Rupiah,” ungkapnya.

Lebih jauh Erna menjelaskan jika ke depan ia berencana mengembangkan usahanya dengan memproduksi varian rasa sambal yang berbeda dan menjual ayam bakar dalam kemasan.

“Target ke depan saya, menambah varian rasa lainnya untuk Sambal ABS. Selain itu, saya juga berencana mengembangkan penjualan ayam bakar versi frozen,” paparnya.

“Untuk sambal, saya juga sedang menyiapkan strategi pemasaran baru untuk memudahkan pembeli mendapatkan Sambal ABS,” pungkasnya.

Berita Terkait

MBG akan dipangkas hanya 4 hari, negara hemat APBN Rp50 triliun
10 negara pengekspor beras terbesar di dunia, 4 dari ASEAN tanpa Indonesia
Lumbung pangan, petani Sukabumi ngumpul di 10 kecamatan ini
20 kecamatan dengan petani perempuan terbanyak dan sedikit di Sukabumi, di bawah Nasional
Membanding produksi semangka Sukabumi, Indonesia dan dunia
Terbaru, ini 4 kelompok masyarakat boleh beli elpiji 3 kg
Menghitung jumlah tabungan warga Sukabumi di bank, lebih doyan pinjam
Mengenal khasiat kunyit dan 28 kecamatan penghasil di Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:49 WIB

MBG akan dipangkas hanya 4 hari, negara hemat APBN Rp50 triliun

Rabu, 29 April 2026 - 03:26 WIB

10 negara pengekspor beras terbesar di dunia, 4 dari ASEAN tanpa Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 00:01 WIB

Lumbung pangan, petani Sukabumi ngumpul di 10 kecamatan ini

Selasa, 28 April 2026 - 15:53 WIB

20 kecamatan dengan petani perempuan terbanyak dan sedikit di Sukabumi, di bawah Nasional

Senin, 27 April 2026 - 15:53 WIB

Membanding produksi semangka Sukabumi, Indonesia dan dunia

Berita Terbaru

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matik super irit BBM cuma Rp20 jutaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:01 WIB