Ketika Wong Solo Kecanduan Bubur Ayam Khas Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 10 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bubur ayam khas Sukabumi di Kota Solo. l Istimewa

Bubur ayam khas Sukabumi di Kota Solo. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Nama Puspo Wardoyo pernah populer beberapa tahun ke belakang. Namanya identik nyeleneh karena menamai semua menu di Ayam Bakar Wong Solo miliknya, dengan hal-hal yang berkaitan dengan poligami.

Namanya pun marak dalam pemberitaan berbagai media. Tak berhenti sampai di situ, Puspo terus berkreasi dan berinovasi di saat pandemi Covid-19. Hal itulah yang bagi pengusaha lain mungkin kebingungan menghadapi wabah Corona yang belum berakhir.

Namun tidak bagi Puspo karena pengusaha kuliner asal Solo tersebut malah meluncurkan dua varian menu baru yakni Bubur Sukabumi dan Mie Tiktok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Ya pengusaha khususnya kuliner seperti saya harus gigih, tak henti berkreasi dan berinovasi hasilnya muncul menu baru yakni Bubur Sukabumi dan Mie Tiktok yang siap dipasarkan ke masyarakat,” ujar Puspo Wardoyo owner Wong Solo Grup dan founder www.makanku.co.id.

Bagi Puspo Wardoyo menu Bubur Sukabumi yang belakangan digemari kalangan anak muda terdiri kuah opor, daun bawang, suwiran daging ayam, kerupuk dan bubur. Sementara Mie Tiktok terdiri dari mie Tiktok, suwiran ayam, bawang putih, ebi, udang, sayur hijau plus kuah.

”Seleranya bisa pedas atau tidak pedas menyesuaikan selera konsumen,” kata Puspo.

Menurut Puspo, Bubur Sukabumi bakal menemui konsumen sejak pagi hari. ” Saya amati warga Solo itu gemar sarapan pagi di luar rumah. Nah, Bubur Sukabumi bisa dijadikan alternatif,” katanya.

Ditambahkan Puspo, menu Bubur Sukabumi awalnya di Solo dan kota sekitarnya dijual di kalangan mahasiswa. Jadi harganya dibuat sedemikian rupa agar tidak memberatkan kantung mahasiswa,” paparnya.

Untuk informasi kuliner bubur khas Sukabumi memang dikenal lezat, tak heran jika nama Bubur Sukabumi banyak digunakan para pengusaha kuliner berbahan baku beras itu di banyak kota.

Di Jakarta, nama Bubur Sukabumi sudah tak asing di telinga warganya. Seperti di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Bubur Sukabumi selalu dipadati pembeli.

Berita Terkait

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun
Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal
Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana
Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi
Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng
Alumni Unpad, artis asal Sukabumi bagikan perjalanan karier ke mahasiswa baru
Profil Zahran dan Salma, wakil Kota Sukabumi di Grand Final Pasanggiri Moka Jawa Barat 2026
EQUIL dan AQUA dari Sukabumi cetek! Ini 5 AMDK termahal di dunia, Rp1,5 miliar/liter

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:26 WIB

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:47 WIB

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:18 WIB

Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB