Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi hadiri Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi hadiri Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi hadiri Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

sukabumiheadline.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang digelar Polres Sukabumi di Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (20/3/2025).

Apel ini menjadi langkah awal dalam memastikan kelancaran arus mudik serta keamanan perayaan Idulfitri 1446 H.

Apel dipimpin dipimpin Kapolres Sukabumi AKBP Samian, ini juga dihadiri Bupati Sukabumi, Asep Japar. Turut hadir undangan dari Forkopimda dan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lainnya.

Seperti diketahui, Operasi Ketupat Lodaya rutin diadakan setiap tahun, bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri.

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melalui amanat yang dibacakan Kapolres Sukabumi menyampaikan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang.

Adapun, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik pada 5-7 April 2025.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi gelar raker bahas Raperda RPJMD

Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, pemerintah telah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, contra flow, dan one way system.

“Selain kelancaran lalu lintas, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting serta BBM juga menjadi perhatian utama,” pesan Kapolri.

“Monitoring, distribusi yang lancar, dan penindakan terhadap penimbunan akan dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama perayaan Idul Fitri,” tambahnya.

Berita Terkait

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar
Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari
Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar
Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba
Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad
Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:25 WIB

Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:39 WIB

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:40 WIB

Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:26 WIB

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan

Berita Terbaru