Kisah Alvi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung, murid yang bertemu selalu cium tangan

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Murid-muridnya mencium tangan Alvi Noviardi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung - Istimewa

Murid-muridnya mencium tangan Alvi Noviardi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung - Istimewa

sukabumiheadline.com – Alvi Noviardi, seorang guru honorer terpaksa menyambi jadi pemulung barang bekas karena honor yang diterimanya jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Pria berusia 57 tahun itu diketahui merupakan guru honorer di salah satu MTs di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kisahnya dibagikan di akun TikTok @ceritasaudaraku, dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (9/10/2024).

Alvi Noviardi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung - Istimewa
Alvi Noviardi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung – Istimewa

Murid-muridnya cium tangan 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, setiap kali berpapasan dengan murid-muridnya di jalan, semua anak didiknya selalu menghampiri dan mencium tangan Alvi. Ia mengaku sering bertemu dengan para siswanya saat memulung.

Namun, ia tidak merasa malu dengan pekerjaan tersebut, karena menurutnya, baik mengajar maupun memulung adalah pekerjaan yang mulia dan halal.

“Sering, bahkan seluruh pihak sekolah juga tahu, kalau ketemu salaman. Tidak malu. Menurut saya, mengajar dan memulung itu sama-sama mulia, halal,” ungkap Alvi.

Baca Juga: 

Alvi Noviardi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung - Istimewa
Alvi Noviardi, guru honorer asal Sukabumi nyambi jadi pemulung – Istimewa

30 tahun mengajar 

Diketahui Alvi Noviardi lebih dari 30 tahun sebagai pendidik. Ia tercatat sebagai guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di MTs wilayah di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Menurut Alvi, penghasilannya sebagai guru honorer tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Uang dari bantuan enggak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, makanya saya berinisiatif pulang sekolah mulung di jalan sampai ke rumah,” ujarnya.

Ia mengumpulkan barang-barang tersebut selama satu pekan sebelum dijual. “Mulai pulang sekolah, jam 1 sampai jam 5 sore. Dijualnya per minggu, karena sehari tidak banyak,” tambahnya.

Hasil Penjualan Minim Namun Berarti Dari aktivitas memulung, Alvi mengaku mendapatkan hasil penjualan sekitar Rp50 ribu per minggu.

Meskipun jumlahnya tidak besar, ia merasa hasil tersebut cukup membantu menutupi kebutuhan sehari-hari. “Seminggu paling Rp50 ribu, karena sekarang lagi murah juga,” ungkapnya.

Alvi mengungkapkan bahwa ia sudah mulai memulung sejak masih kuliah dan sempat menghentikannya setelah menikah. Saat ini, ia menerima bantuan sertifikasi dari Kemenag sebesar Rp2,8 juta per bulan.

“Sekarang alhamdulillah sudah mencapai Rp2,8 juta per bulan,” katanya.

Berita Terkait

Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur
Polisi selidiki penemuan tengkorak wanita di Sungai Cikole Sukabumi
4 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya kapolsek baru
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur

Minggu, 27 September 2026 - 05:00 WIB

4 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya kapolsek baru

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Berita Terbaru

Sukabumi

Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:00 WIB

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB