Libur Telah Tiba, Kunjungi Pantai Taman Pandan Ciracap Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 24 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Taman Pandan. l Istimewa

Pantai Taman Pandan. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I CIRACAP – Jika Anda, adalah tipe penikmat suasana pantai, maka menyaksikan deburan ombak bisa menjadi pilihan bersama keluarga atau teman di bawah teduhnya matahari senja.

Pantai Taman Pandan (Pantai Tampan) sebuah spot wisata baru yang berada di wilayah Desa Cikangkung tepatnya di Kampung Cikalapa, RT 003/001, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Taman Pandan adalah salah satu spot wisata Pantai Ujunggenteng yang dikelilingi oleh ribuan pohon pandan. Objek wisata ini ditata dan dirintis oleh penduduk setempat beserta Karang Taruna Bhakti Yodha Desa Cikangkung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pantai Taman Pandan merupakan sebuah spot wisata baru yang berada di Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Spot wisata ini dirintis atas dasar kepedulian tokoh penduduk setempat yang bernama Pak Sobari dan Karang Taruna Bhakti Yodha Desa Cikangkung,” papar Ketua Karang Taruna Desa Cikangkung Omay kepada sukabumiheadline.com. Jumat (24/12/2021) pagi.

“Dengan semakin berkurangnya tanaman yang bisa menahan abrasi pantai, maka kami mempromosikan wisata Taman Pandan ini,” imbuhnya.

Pria berusia 33 tahun itu menjelaskan, di lokasi kini sudah tersedia mushala, sarana air bersih, fasilitas khusus berfoto dengan background menarik dan tempat untuk berteduh sambil menikmati keindahan Pantai Taman Pandan.

“Atas kerja sama dari beberapa pihak dan warga sekitar, kini di lokasi sudah tersedianya mushola, sarana air bersih, spot foto dengan background yang menarik dan tempat untuk berteduh sambil menikmati keindahan pantai,” jelasnya.

Di kawasan  wisata Taman Pandan ini juga terdapat objek lain, yaitu Karangrempag, Batukarut, Karangmalang, Pondokgedang, dan Muara Cikalapa untuk berbagai kegiatan, seperti outbound dan lainnya.

“Ada juga beberapa objek wisata lainnya dikawasan  wisata Taman Pandan ini, yaitu Karangrempag, Batukarut, Karangmalang, Pondokgedang, dan Muara Cikalapa yang bisa dimanfaatkan untuk spot mancing, camping, gatheting, berburu foto, dan kegiatan outdoor lainnya,” jelas Omay.

Omay menambahkan, untuk masuk lokasi ini pengunjung tidak ditarik biaya apapun, hanya saja pengunjung bisa menyisihkan sedikit uang untuk biaya kebersihan.

“Belum ada tarif masuk wisata Taman Pandan ini, tetapi kami menerapkan sistem sedekah, hasilnya untuk pengerasan jalan, untuk biaya kebersihan dan pembangunan fasilitas lainnya yang masih dalam tahap rencana,” pungkasnya.

Berita Terkait

Prabowo mau perbanyak konser K-Pop di Indonesia
Kini murid taman kanak-kanak dapat dana PIP TK Rp450.000 per tahun
Tampil cantik dan fresh dengan 5 model rambut sebahu, effortless tapi stylish
Kesan Gen Z Sukabumi nonton film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?
Kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, sastrawan asal Sukabumi Pulang Malam
Tradisi yang kian memudar dan undak usuk bukan budaya Sunda
Jumlah panti dan penghuni menurut jenis panti di Sukabumi
Ini 10 gaya rambut pria 2026, bikin yang muda jadi kece

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:50 WIB

Prabowo mau perbanyak konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 20:51 WIB

Kini murid taman kanak-kanak dapat dana PIP TK Rp450.000 per tahun

Selasa, 21 April 2026 - 10:00 WIB

Tampil cantik dan fresh dengan 5 model rambut sebahu, effortless tapi stylish

Selasa, 21 April 2026 - 00:34 WIB

Kesan Gen Z Sukabumi nonton film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?

Senin, 20 April 2026 - 02:26 WIB

Kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, sastrawan asal Sukabumi Pulang Malam

Berita Terbaru

Ilustrasi Jahe - sukabumiheadline.com

UMKM

28 kecamatan penghasil jahe di Sukabumi, 1,4 juta kg!

Kamis, 23 Apr 2026 - 02:03 WIB

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Musik

Prabowo mau perbanyak konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:50 WIB

Sains

Mengungkap alasan dipilihnya Hari Bumi 22 April

Rabu, 22 Apr 2026 - 22:49 WIB