sukabumiheadline.com – Sebanyak 28 SMA dan 13 SMK di Jawa Barat dipilih untuk dijadikan pusat Sekolah Manusia Unggul (Maung). Sekolah yang diinisiasi oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi ini miulai menerima murid baru tahun ajaran 2026/2027.
Dari ke-28 SMA dan 13 SMK tersebut, dua di antaranya berada di Kota dan Kabupaten Sukabumi, yakni SMA Negeri 2 Kota Sukabumi dan SMA Negeri 1 Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Baca selengkapnya: 2026, Kota dan Kabupaten Sukabumi bakal punya sekolah unggulan, satu kelas 32 murid

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, Purwanto, pemilihan sekolah berdasarkan usulan Kantor Cabang Dinas (KCD) Disdik Provinsi Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya itu kan dilakukan berdasarkan usulan dari cabang dinas. Jadi cabang dinas yang lebih mengetahui kondisi di lingkungannya masing-masing dan setelah itu ditampung,” ujar Purwanto, dikutip Ahad (10/5/2026).
“Kemudian dilakukan melakukan verifikasi oleh tim yang dibentuk proses itu sudah dilalui kan, dan itu kemudian menjadi dasar untuk penutupan SK Gubernur,” imbuhnya.
Purwanto menegaskan total sebanyak 28 sekolah Maung untuk SMA dan 13 jenjang SMK tersebar di 27 kabupaten dan kota. Khusus untuk Kota Bandung, terdapat dua SMA yang dijadikan sebagai Sekolah Maung.
“Untuk SMA satu kabupaten kota satu, kecuali Bandung ada dua, SMA 3 dan 5 pengecualian. Kemudian untuk SMK satu cabang dinas itu satu,” ucapnya.
Selain itu, Disdik Jabar berencana mengubah nama SMA dan SMK tersebut menjadi Sekolah Maung. Namun, prosesnya harus melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Iya (namanya menjadi Sekolah Maung) nanti kita akan usulkan ke kementerian. Kita kalau diizinkan oleh kementerian akan melakukan itu,” kata Purwanto.
Meski begitu, Purwanto memastikan, persoalan pergantian nama berada di Kemendikdasmen. Disdik Provinsi Jabar hanya sebatas mengusulkan.
“Itu tergantung kementerian, karena ini kan sifatnya program, ini kan program sekolah mau begitu nanti apakah dalam bentuk program seperti ini bisa merubah nama atau tidak,” tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM memastikan, Sekolah Maung akan berbeda dengan sekolah biasa, meski tetap mengikuti SPMB untuk proses masuknya. Calon siswa melalui seleksi non-akademiknya, antara lain prestasi di bidang olahraga dan lainnya. Baca selengkapnya: KDM akan dirikan Sekolah Maung: Jurusan, kuota dan lokasi SMK Manusia Unggul
“Dua hal, prestasi akademik dan prestasi non-akademik, jadi di Sekolah Maung nanti bukan hanya yang akademiknya baik, tetapi yang berprestasi di bidang olahraga, seni, industri kreatif tetap sekolah di situ,” ucapnya.
“Nanti kelasnya jadi kelas industri kreatif fokusnya kelasnya kelas olah raga, kelasnya kelas seni,” pungkas Dedi.
Daftar lengkap Sekolah Maung di Jabar

Dedi menegaskan, Sekolah Maung bukan membangun unit sekolah baru, melainkan memanfaatkan yang sudah ada. Misalnya di Kota Bandung yang saat ini bernama SMAN 3 Bandung, akan diganti menjadi Sekolah Maung.
Meski tidak membangun sekolah baru, Pemprov Jabar akan melengkapi sejumlah kebutuhan yang menunjang keahlian dari para murid. “Semuanya punya prestasi. Nanti pasti ada penambahan ruang kelas, teknologi pengajaran, seleksi guru yang memadai, kan kelas menengahnya harus ada,” katanya.
Mengenai biaya, Dedi mengatakan, Sekolah Maung akan digratiskan seluruhnya. Namun ntuk beberapa murid dengan kemampuan ekonomi menengah ke atas masih dipertimbangkan.
“Gratis, tetapi kita nanti lagi membicarakan. Misalnya begini, karena kan orangtua seringkali ada tuntutan di sekolah yang punya kualifikasi unggulan itu kan, misalnya kita lagi berpikir apakah orangtua yang berpenghasilan di atas Rp10 juta yang anak-anaknya sekolah di situ, boleh tidak kalau berkontribusi,” jelasnya.
Berikut daftar calon Sekolah Maung di Jawa Barat:
- SMA Negeri 2 Cibinong – Kabupaten Bogor
- SMA Negeri 1 Bogor – Kota Bogor
- SMA Negeri 1 Depok – Kota Depok
- SMA Negeri 1 Bekasi – Kota Bekasi
- SMA Negeri 1 Sukatani – Kabupaten Bekasi
- SMA Negeri 1 Subang – Kabupaten Subang
- SMA Negeri 1 Purwakarta – Kabupaten Purwakarta
- SMA Negeri 5 Karawang – Kabupaten Karawang
- SMA Negeri 2 Kota Sukabumi – Kota Sukabumi
- SMA Negeri 1 Pelabuhan Ratu – Kabupaten Sukabumi
- SMA Negeri 1 Cisarua – Kabupaten Bandung Barat
- SMA Negeri 1 Cianjur – Kabupaten Cianjur
- SMA Negeri 3 Bandung – Kota Bandung
- SMA Negeri 5 Bandung – Kota Bandung
- SMA Negeri 3 Cimahi – Kota Cimahi
- SMA Negeri 1 Soreang – Kabupaten Bandung
- SMA Negeri 1 Sumedang – Kabupaten Sumedang
- SMA Negeri 1 Majalengka – Kabupaten Majalengka
- *SMA Negeri 1 Sindang* – Kabupaten Indramayu
- SMA Negeri 2 Cirebon – Kota Cirebon
- SMA Negeri 1 Palimanan – Kabupaten Cirebon
- SMA Negeri 2 Kuningan – Kabupaten Kuningan
- SMA Negeri 6 Garut – Kabupaten Garut
- SMA Negeri 1 Tasikmalaya – Kota Tasikmalaya
- SMA Negeri 1 Singaparna – Kabupaten Tasikmalaya
- SMA Negeri 1 Ciamis – Kabupaten Ciamis
- SMA Negeri 1 Banjar – Kota Banjar
- SMA Negeri 1 Parigi – Kabupaten Pangandaran
Sementara itu, untuk SMK Negeri Maung, adalah sebagai berikut:
- SMK Negeri 1 Cibinong – Kabupaten Bogor
- SMK Negeri 3 Bogor – Kota Bogor
- SMK Negeri 2 Bekasi – Kota Bekasi
- SMK Negeri Manusia Unggul (MAUNG) – Kabupaten Purwakarta
- SMK Negeri 1 Cibadak – Kabupaten Sukabumi
- SMK Negeri 1 Pacet – Kabupaten Cianjur
- SMK Negeri 1 Cimahi – Kota Cimahi
- SMK Negeri 1 Katapang – Kabupaten Bandung
- SMK Negeri 1 Majalengka – Kabupaten Majalengka
- SMK Negeri 1 Mundu – Kabupaten Cirebon
- SMK Negeri 1 Garut – Kabupaten Garut
- SMK Negeri 2 Tasikmalaya – Kota Tasikmalaya
- SMK Negeri 1 Pangandaran – Kabupaten Pangandaran









