Kronologi pria Cibadak Sukabumi ditemukan meninggal dunia di kolong dermaga

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad R warga Cibadak Sukabumi ditemukan tak bernyawa di Papua - Ist

Jasad R warga Cibadak Sukabumi ditemukan tak bernyawa di Papua - Ist

sukabumiheadline.com – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Rukun Mina Santosa 06, asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di kolong jembatan Pangkalan Pendaratan ikan (PPI) Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Sabtu (9/5/2026).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, identitas pria tewas tersebut bernama Rusman (30), warga Kampung Nyalindung, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan pengakuan dari kerabat korban yang menolak disebutkan namanya, sang adik bernama Piat (22) bersama almarhum pada Oktober 2025 memutuskan merantau untuk mengadu nasib di Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepergian Piat bersama kakak sulungnya itu ke Pulau Cendrawasih dengan harapan bisa sukses agar bisa membantu membiayai ibu dan adik-adiknya. Sementara, bapaknya sudah meninggal dunia pada 2025 lalu.

Namun, alih-alih pulang ke kampung halaman penuh suka cita. Piat kembali ke Sukabumi dengan membawa serta peti mati sang kakak sulung yang selalu melindunginya sejak kecil.

Kronologi Rusman ditemukan mengambang di kolong dermaga

Jumat, 8 Mei 2026: Rusman dan Piat pulang melaut pukul 05.00 WIT. Kepada ABK lain, Rusman mengaku tidak enak badan. Beberapa saat kemudian, ia dikerik oleh teman ABK.

“Setelah dikerik, almarhum kemudian tidur hingga sekira sekira pukul 13.00 WIB. Hingga sekira dua jam kemudian, Rusman memutuskan jalan-jalan,” katanya.

Menjelang sore, ketika akan kembali melaut, Rusman dikabarkan tidak bisa dihubungi. Piat bersama sejumlah teman lainnya kemudian mencari almarhum. Namun, Rusman tak juga ditemukan keberadaannya.

Sabtu, 9 Mei 2026: Nelayan dan warga di sekitar Dermaga Poumako dikagetkan dengan sesosok jasad pria yang mengambang di kolong jembatan dermaga pada sekira pukul 06.00 WIT. Setelah dievakuasi, diketahui jasad tersebut adalah Rusman.

Namun sebelum Rusman ditemukan meninggal dunia, Piat mengaku mendengar kabar lain yang menyebut jika almarhum sempat jalan-jalan dengan salah seorang temannya pada Sabtu malam.

Meskipun demikian, ia tidak bisa memastikan kebenaran kabar yang diterimanya tersebut.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, jasad Rusman dievakuasi warga bersama petugas kepolisian. Dalam keterangan persnya, Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona membenarkan adanya penemuan mayat ABK kapal nelayan tersebut.

Jasad ABK tersebut pertama kali dilaporkan oleh nelayan setempat dan langsung direspons personel piket Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako yang dipimpin Iptu Ridwan.

“Betul, ABK kapal nelayan ditemukan meninggal dunia dan mayatnya ditemukan mengapung,” kata Hempy.

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh personel Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako bersama personel Polairud Polres Mimika, Lanal Mimika, serta Basarnas Mimika. Selanjutnya jenazah dibawa ke ruang jenazah RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut. Baca selengkapnya: Pria asal Cibadak Sukabumi ditemukan tak bernyawa di Dermaga Poumako

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB