Liga 1 Masih Belum Jelas, Persib Masih Optimistis

- Redaksi

Senin, 19 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad PERSIB berlatih di SPOrT Jabar Arcamanik. | Foto: Persib.co.id

Skuad PERSIB berlatih di SPOrT Jabar Arcamanik. | Foto: Persib.co.id

SUKABUMIHEADLINES.com – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tetap optimistis dengan pasukannya dalam menatap kompetisi Liga 1 2021/2022 meski terus tertunda pelaksanaannya.

Liga 1 belum bergulir kembali sejak Maret 2020 akibat pandemi COVID-19 yang belum bisa terkendali sepenuhnya hingga saat ini. PT LIB selaku operator, berencana menggelar kickoff Liga 1 pada pertengahan Agustus 2021 mendatang.

“Kami selalu optimistis dengan tim, dengan kekuatan yang kami miliki. Kami selalu optimistis dengan kemungkinan untuk menjadi juara,” ujar pelatih Persib Bandung, Robert Albert, Minggu (18/7/2021), dikutip dari bola.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Robert rasa optimis itu sudah dibangun di dalam tim Persib, tepatnya sejak musim 2020. Saat itu, liga berjalan singkat dan Persib berada di jalur yang tepat. Namun, liga akhirnya harus terhenti karena pandemi.

“Kami adalah tim yang dalam tiga pertandingan mendapatkan hasil terbaik, spirit di dalam tim sangat bagus. Karena di masa pramusim, kami bersama-sama dan saat kickoff bisa memenangi tiga laga,” kata Robert.

“Kini tentunya banyak hal yang kami tidak tahu. Di berbagai belahan dunia mayoritas pramusim dimulai dengan berlatih dan tim tahu kapan waktu kick off Liga, itu yang tidak kami tahu. Itu terjadi sejak tahun lalu di bulan Maret liga dihentikan,” tambah Robert.

Robert mengatakan saat ini ia dan pasukannya hanya menunggu kapan kickoff Liga 1 2021/2022 setelah tertunda beberapa kali karena situasi dan kondisi akibat pandemi Covid-19.

Menurut Robert, Covid-19 tidak akan pernah menghilang, sejak mulai menyerang pada Maret 2020, bahkan juga di dunia. Tetapi negara lain sudah mengambil tindakan untuk menangani ini, sehingga olahraga profesional masih bisa berlangsung meski ada Covid-19.

“Memang benar orang-orang bisa terpapar, karena Covid-19 masih ada dan orang masih bisa terpapar meskipun sudah melakukan segala macam upaya untuk melindungi diri dan tim. Tapi semua harus menghadapinya, ini bagian dari situasi yang harus diterima,” tegas pelatih Persib Bandung asal Belanda itu.

Berita Terkait

3 pemain Persib dipanggil John Herdman perkuat Timnas Indonesia
Ciderai sportivitas, pemerintah Italia tolak gantikan Iran di Piala Dunia 2026 AS-Meksiko
Ditahan draw Arema di GBLA, lampu merah buat Persib
Kawasan Gedung Sate direnovasi, lokasi perayaan Persib di mana? KDM: Juara aja dulu
Pembelaan Komite Wasit PSSI soal dua gol kontroversial Dewa United ke gawang Persib
Laga wajib menang vs Arema di GBLA atau digusur Borneo, Bojan Hodak: Fokus
Update klasemen sementara Super League 2025/2026 usai Persib draw lawan Dewa United
Lawan Dewa United besok, Bojan Hodak: Mentalitas tim dalam tren positif

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:08 WIB

3 pemain Persib dipanggil John Herdman perkuat Timnas Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 15:41 WIB

Ciderai sportivitas, pemerintah Italia tolak gantikan Iran di Piala Dunia 2026 AS-Meksiko

Jumat, 24 April 2026 - 21:29 WIB

Ditahan draw Arema di GBLA, lampu merah buat Persib

Jumat, 24 April 2026 - 15:29 WIB

Kawasan Gedung Sate direnovasi, lokasi perayaan Persib di mana? KDM: Juara aja dulu

Jumat, 24 April 2026 - 03:51 WIB

Pembelaan Komite Wasit PSSI soal dua gol kontroversial Dewa United ke gawang Persib

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Gravite, mobil murah dan irit BBM

Minggu, 26 Apr 2026 - 05:25 WIB

Ilustrasi wisatawan asing sedang kemping - sukabumiheadline.com

Wisata

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 03:00 WIB