Lima Wanita Sukabumi Ungkap 5 Alasan Bersedia Jadi Istri Muda

- Redaksi

Selasa, 19 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi poligami. l Feryawi Heryadi

Ilustrasi poligami. l Feryawi Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com – SUKABUMI – Tidak mudah bagi seorang perempuan memutuskan memilih menjadi istri muda, kedua, ketiga, terlebih keempat. Bahkan, mungkin sama tidak mudahnya dengan seorang perempuan yang harus menerima kenyataan sang suami mendua.

Dalam banyak kasus, menjadi istri muda tidaklah selalu menyenangkan. Seperti pada momen-momen tertentu, misalnya hari raya, sang suami ternyata lebih memilih menghabiskan waktu bersama istri tuanya.

Keputusan seorang perempuan untuk menjadi istri muda mungkin dipertanyakan, hingga dihujat banyak orang. Tetapi mereka memiliki banyak alasan kenapa akhirnya bersedia melakukannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

sukabumiheadline.com mewawancarai 5 wanita Sukabumi yang memilih menjadi istri muda atau populer disebut istri simpanan. Dari mulai alasan ekonomi hingga menyelamatkan nama baik keluarga akibat hamil di luar nikah.

Namun, secara umum, kelima alasan di bawah lazim disebutkan wanita Sukabumi yang memilih menjadi istri muda.

_____________

Catatan: Redaksi hanya menampilkan nama depan kelima wanita Sukabumi yang memilih menjadi orang nomor dua.

Baca Juga :  Puluhan ribu pria di Kabupaten Sukabumi urus rumah tangga, 500 ribu lebih wanita bekerja

_____________

1. Bohong

Agustin seorang gadis. Wanita yang saat ini belum memiliki anak itu menjadi istri muda karena ketika pertama kali mengenal, suaminya mengaku sudah dua tahun pisah ranjang dengan istrinya. Namun, Belakangan Agustin mengetahui jika dirinya dibohongi.

“Beliau datang ke saya dan mengaku sudah pisah ranjang dengan istrinya selama dua tahun,” ujar wanita berusia 25 tahun itu beberapa waktu lalu.

2. Takdir

Wanita Sukabumi yang satu ini terlihat nrimo, Pipit (30) beralasan, dirinya mau dijadikan istri muda karena memang sudah takdir dirinya yang tidak bisa dielakkan oleh dia dan keluarganya.

“Mungkin ini sudah takdir yang digariskan bahwa saya menjadi istri kedua,” cetusnya.

3. Status

Tiga tahun menjanda memang tidak mudah. Itu yang menjadi alasan kenapa Nurhayati mau menjadi istri muda.

Janda yang memiliki 3 anak dari pernikahan sebelumnya ini menjelaskan, dirinya mau menjadi istri muda karena membutuhkan status, wanita yang memiliki suami.

“Karena status saya rela menjadi istri muda, dan sudah lama juga anak-anak saya tidak memiliki sosok ayah. Terlebih, selama tiga tahun menjanda, mantan suami tidak pernah memberikan apapun kepada anak-anaknya,” ungkap wanita kelahiran 1992 itu.

Baca Juga :  Beroperasi di Bandung hingga Tasikmalaya, Ini Dia 11 Maling Motor asal Sukabumi

4. Ekonomi

Kali ini Yuli (26), seorang wanita Sukabumi bertubuh mungil dan cantik. Yuli termasuk wanita yang sangat mempedulikan penampilan, wajahnya selalu terlihat glowing.

Ia mengaku berasal dari keluarga sederhana, dirinya mau menjadi istri muda salah seorang juragan karena faktor ekonomi keluarga.

“Ya, saya rela menjadi istri muda karena faktor ekonomi, himpitan kebutuhan keluarga paling utama menjadi alasan saya,” ungkap dia.

5. Gaya Hidup

April (25) wanita yang telah memiliki anak satu ini rela menjadi istri muda sebab faktor gaya hidup yang terbiasa glamour, suaminya yang seorang pengusaha ini harus rela merogoh kantong lebih dalam untuk menutupi gaya hidup April.

“Jelaslah, gaya hidup saya tuh tinggi. Jadi suami saya itu harus dapat menutupi kebutuhan gaya hidup saya,” cetusnya.

Berita Terkait

Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi
Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol
1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP
Mimpi buruk ibu tiri: Dari tragedi Arie Hanggara 1984 hingga Nizam asal Sukabumi 2026
Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran
1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok
Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah
Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:14 WIB

Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:36 WIB

Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:00 WIB

1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:49 WIB

Mimpi buruk ibu tiri: Dari tragedi Arie Hanggara 1984 hingga Nizam asal Sukabumi 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:32 WIB

Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131