Mak Erot Legenda Reparasi Alat Vital dari Sukabumi, Erotis Disebut Diambil dari Namanya

- Redaksi

Selasa, 23 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mak Erot. l Istimewa

Mak Erot. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CISOLOK – Mak Erot, siapa yang tidak mengenal nama tersebut sebagai sosok yang sudah melegenda dalam pengobatan alternatif alat vital pria. Meskipun sudah meninggal dunia, nenek asal Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ini hingga kini namanya masih dikenal di dalam maupun luar negeri.

Simpang Mak Erot, adalah persimpangan yang dikenal warga menuju kediaman Mak Erot di Kampung Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok.

Di kampung ini pula sang legenda ahli pembesar alat vital pria itu dimakamkan, Mak Erot meninggal dunia pada tahun 2008, dalam usia 130 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saking terkenalnya dalam urusan estetika dorongan seksual, sampai-sampai ada yang menduga bahwa istilah erotis merujuk pada nama besar nenek ini. Mak Erot. Padahal kata erotis bukan dari akar kata erot, melainkan serapan dari kata dalam bahasa Inggris, erotic.

Dari keterangan keluarga, Mak Erot hanya mewariskan ilmu pijat bengkel revarasi yaitu membesarkan alat vital pria pada keturunannya saja.

Umi Hj. Aenah (60), yang merupakan anak keenam dari dari tujuh bersaudara keturunan almarhumah Mak Erot mengatakan kepada sukabumiheadline.com, semua anak-anak almarhumah mewarisi ilmu pijat pengobatan tradisional alat vital.

Ia menjelaskan dari masing-masing anak keturunan almarhumah Mak Erot, semuanya memiliki anak kembali, sehingga untuk mempertahankan pengobatan tradisional pijat alat vital tersebut sebagai warisan, hampir semua cucu Mak Erot juga bisa melakukan pengobatan pijat alat vital.

“Hampir semua, cucu almarhumah membuka praktik pengobatan alternatif alat vital ini, termasuk anak saya. Semuanya sudah tahu prosedur dan cara-cara pengobatan,” ujarnya, Selasa (23/11/21).

Ia menambahkan, Khusus untuk memperbesar alat vital pria, digunakan potongan bambu yang besarnya disesuaikan keinginan pasien. Bambu tersebut kemudian diisi lemang atau ketan hitam yang sudah direbus untuk kemudian harus dimakan bersama buah terong muda oleh pasien.

“Usai dipijat pasien dibekali ramuan air yang berasal dari rempah-rempah buatan sendiri untuk diminum selama tiga hari. Proses pemijatan hanya berlangsung sekitar setengah sampai satu jam. Metode tersebut sudah diwariskan bertahun tahun” terangnya.

Meskipun banyak yang mengatasnamakan atau meniru metode pengobatan Mak Erot, Umi Aenah mengaku jika ilmu pengobatan tradisional mereka bersumber dari leluhurnya. Sehingga tidak serta merta orang lain bisa menirunya.

“Namun, sejatinya atau ilmu intinya, mereka tidak bisa melakukannya karena terdapat resep khusus. Seperti diperlukan laku puasa, dzikir, dan lain lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto
Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%
UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik
7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL
7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk
Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto

Senin, 28 September 2026 - 12:00 WIB

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%

Rabu, 23 September 2026 - 17:23 WIB

UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik

Rabu, 23 September 2026 - 16:39 WIB

7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL

Senin, 21 September 2026 - 01:30 WIB

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB