SUKABUMIHEADLINE.com I CIBADAK – Pasca-tanah longsor yang mengakibatkan pemukiman warga terendam banjir pada Sabtu (25/12/2021) sore, di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, masih terendam aliran air.
Di lokasi belasan rumah terdampak banjir masih terlihat aliran air terus mengalir ke pemukiman warga. “Air masih mengalir ke pemukiman warga, namun hari ini petugas dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi menurunkan alat berat,” ungkap Fredi anggota Satpol PP Kecamatan Cibadak, kepada sukabumiheadline.com, Ahad (26/12/2021).
Ia menambahkan, satu unit alat berat diturunkan untuk memperbaiki saluran air selokan Johor yang tertutup material tanah longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perbaikan dilakukan agar aliran air tidak memasuki pemukiman warga, untuk kerugian pihak pemerintah masih melakukan penghitungan,” tambahnya.
Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak Daming Supriatna mengatakan, hasil pendataan sejak malam hingga saat ini, terdapat 18 kepala keluarga terdampak banjir, dan empat di antaranya tertimpah rumah yang roboh.
“Akibat longsor kemarin, jalur air tertutup oleh material tanah hingga luapan air menuju pemukiman warga tak terbendung,” kata Daming kepada awak media di lokasi.
Hasil informasi yang dikumpulkan, total semua yang terdampak, ada 66 jiwa. Saat ini sudah mengungsi di rumah keluarga terdekat.