SUKABUMIHEADLINE.com l Pesepakbola Muslim asal Senegal, Sadio Mane bak sebuah mutiara di tengah lautan. Sifat rendah hati dan sederhananya adalah sebuah pemandangan yang langka di dunia sepak bola yang begitu glamor saat ini.
Ia pernah ketahuan pakai HP yang layarnya sudah retak atau membersihkan kamar mandi di sebuah mushalla di Kota Liverpool, Inggris.
Sosok Muslim Taat Berpenghasilan Rp140 Miliar, Tapi Setia Menggunakan HP Sudah Retak
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesederhanaan Mane juga bisa disaksikan dari busana dan aksesoris yang ia kenakan dibandingkan para pesohor lainnya di gala Ballon d’Or beberapa waktu lalu.
Diketahui, pesepakbola Muslim lainnya, Karim Benzema mengenakan jam tangan seharga 7,6 miliar.
Sadio Mane tentu bisa mengenakan stelan jas rancangan desainer kelas dunia dengan harga fantastis, tapi Mane memilih datang ke “pesta” para pesohor sepak bola dunia tersebut, hanya dengan keyfa atau baju tradisional Senegal.
Dalam gala tersebut, Sadio Mane menerima Socrates Award, pada malam penganugerahan Ballon d’Or 2022 yang disaksikan sekira 150 juta oenonydi seluruh dunia.
Bahkan, sosoknya tentu saja menjadi kebanggan jutaan warga Senegal yang ikut tersenyum melihat apresiasi yang diberikan untuk pahlawan sepak bola dan kemanusiaan negaranya.
Lama dikenal karena kebersahajaan dan sikap humanisnya, tak salah jika kemudian France Football, penyelenggara Ballon d’Or menganugerahi Socrates Award.
Hal itu karena sebagai seorang kaya raya, pesepakbola anti minuman beralkohol ini dinilai mampu memberikan dampak sosial luar biasa di luar aksinya di lapangan hijau.
Liverpool Juara, Pesepakbola Muslim Taat Ini Tolak Minuman Beralkohol
Untuk informasi, Mane sendiri merupakan anak seorang imam masjid yang dermawan dan rendah hati dari Bambali. Sosoknya dikenal gak pernah silau akan trend, serta tak pernah dikabarkan negatif larut dalam sikap glamour.