Mengenal 5 jenis buah paling banyak dihasilkan dari Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah salak salah satu komoditas dari Sukabumi. - Istimewa

Buah salak salah satu komoditas dari Sukabumi. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sukabumi merupakan kabupaten terluas di Provinsi Jawa Barat, yakni mencapai 4.145,70 kilometer persegi. Karenanya, daerah yang kini memiliki jalan tol ini dalam proses pemekaran wilayah menjadi dua, yakni Sukabumi dan Sukabumi Utara. Baca lengkap: Membanding Jumlah Penduduk dan Luas Wilayah Sukabumi dan Sukabumi Utara

Namun demikian, selain memiliki luas wilayah yang besar, Sukabumi juga memiliki banyak potensi ekonomi unggulan yang sangat terbuka untuk digali dan dikembangkan.

Dari mulai pariwisata, industri dan manufaktur, pertanian dan perkebunan, hingga perikanan dan lain sebagainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, mengutip data Renstra Dinas Pertanian 2021-2026, ternyata ada lima buah unggulan dari Kabupaten Sukabumi. Bahkan sejumlah buah lainnya tergolong jarang terlihat pohonnya, namun ternyata termasuk ke dalam buah yang dihasilkan dari kota ini, seperti salak dan nanas.

Adapun 5 komoditas buah-buahan unggulan tertinggi dari Kabupaten Sukabumi, adalah pisang sebanyak 105.454,3 kilogram, pepaya 10.996,6 kg, mangga 8.975,5 kg, jambu biji 8.155,9 kg, dan alpukat 3.955,7 kg.

Selanjutnya, ada buah nangka 3.709,7 kg, rambutan 1.623,9 kg, durian 2.991,6 kg, manggis 1.871,1 kg, sawo 1.338,8 kg, dan sirsak 1.084,9 kg.

Selanjutnya, juga ada buah sukun 1.028,7 kg, dukuh 609 kg, salak 321,7 kg, belimbing 309,3 kg, jeruk besar 299,8 kg, dan nanas 99,5 kg dalam daftar buah yang dihasilkan dari Sukabumi.

Berita Terkait

Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun
Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini
Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total
Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi
Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa
Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar
Pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2026, ini persyaratan, jadwal dan cara daftarnya
18 kecamatan penghasil kapulaga di Sukabumi, kenali manfaat dan cara konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:56 WIB

Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:47 WIB

Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:51 WIB

Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa

Berita Terbaru

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta - Suzuki

Otomotif

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:26 WIB