Mengenal Asal-usul Kampung Janda di Cigombong Kabupaten Bogor

- Redaksi

Selasa, 15 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perkampungan. l Istimewa

Ilustrasi perkampungan. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Entah siapa yang pertama kali menyematkan nama kampung janda untuk Kampung Panyarang, Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di kampung janda, para janda berkerja untuk menafkahi anak-anak mereka, sebagian menjadi penambang pasir dan sebagian lain menjadi perajin besek (kotak makan dari anyaman bambu).

Diberitakan republika.co.id, kehidupan mereka terlihat sangat sulit. Anak-anak mereka umunnya hanya lulus sekolah dasar (SD), dan tak sedikit anak-anak itu membantu orangtuanya bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Begitu Banyak Janda?

Meskipun kabar beredar bahwa banyaknya janda di kampung tersebut akibat para suami mereka menjadi korban longsoran, tapi faktanya latar belakang wanita berstatus janda di kampung ini macam-macam. Ada yang suaminya meninggal dunia karena bencana longsor, suami meninggal karena sakit, dan sebab perceraian.

Seperti diketahui, julukan Kampung Panyarang sebagai kampung janda memang sudah lama, sejak tahun 90-an. Musababnya tak lepas dari beberapa peristiwa yang menyebabkan pada wanita di kampung itu kehilangan suami, sehingga menjanda. Kisah paling banyak diceritakan media adalah peristiwa longsor yang merenggut nyawa banyak kaum pria di kampung tersebut.

Kabarnya, ada puluhan pria di kampung tersebut tewas akibat tertimbun longsor, sehingga menyebabkan banyak wanitanya menjanda.

Pupuh Siti Puadiah, seorang janda lima anak yang kini berusia 39 tahun ini paham betul seluk-beluk dan karakter warga kampung. Termasuk, ketika kampungnya kesohor gara-gara sebutan kampung janda. Ia sendiri menjanda setelah ditalak suaminya pada lima tahun silam.

Baca Juga :  5 kota di Jawa Barat terbanyak dikunjungi wisatawan, Sukabumi ternyata bukan favorit

“Kalau saya cerai, sudah lima tahun hidup sendiri. Di sini ada banyak janda, ada yang pisah masih muda tetangga saya, ada ada yang ditinggal meninggal,” kata dia seperti diberitakan purwokerto.id.

Soal sebutan kampung janda, Pupuh menyebut julukan ini sangat mengusik ketenteraman warga kampung. Ia menyadari banyak wanita berstatus janda di kampungnya. Namun, bukan berarti warganya nyaman dijuluki warga kampung janda.

“Sebenarnya pada marah ya disebut kampung janda. Makanya warga diajak sama tokoh masyarakat jangan panggil kampung janda lagi. Mau dihapus (nama Kampung Janda). Memang dari dulu nggak ada,” ungkapnya.

Sejak cerita-cerita kampungnya viral di internet, warga kampung justru tak mau banyak bicara dengan orang luar yang bertanya soal asal-usul kampung janda.

Sebagian lain memilih mengarahkan ke salah seorang tokoh masyarakat, Ustadz Anwar Ardabili (43), tokoh masyarakat sekaligus Kepala Dusun Panyarang.

Menurut Anwar, nama kampung janda ini merupakan julukan dari orang luar kampung yang sempat mengunjungi kampungnya. Dari interaksi mereka dengan beberapa warga, yang secara kebetulan adalah ibu-ibu berstatus janda.

“Ada orang-orang yang katanya mahasiswa di tahun 2000-an lagi pelatihan, nanyanya kebetulan ke seorang janda namanya Ibu Sanah, dia kan warga dijawab seadanya,” kata Anwar.

Baca Juga :  Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

Ia juga meluruskan kasak-kusuk tentang kampung yang konon dihuni puluhan janda ini. Mulai dari bencana longsor tambang tahun 90-an yang katanya menjadi penyebab puluhan wanita di kampung ini menjadi janda, hingga isu lain seputar kematian massal akibat sambaran petir.

“Iya memang di sini janda banyak tetapi kalau soal janda karena musibah longsor itu tidak akurat, memang ada yang janda akibat suaminya kena longsor tapi tidak banyak,” ungkapnya.

Karenanya, ia menolak jika penyebab wanita di kampungnya menjanda dikaitkan peristiwa bencana longsor tambang batu cadas yang menewaskan kaum pria kampung ini.

Penyematan kampung janda pun sempat mendapat penolakan dari warga, tapi mereka hanya bisa pasrah. “Bukan saya tidak menerima kalau kampung ini tidak banyak janda, tetapi jangan dikaitkan dengan bencana longsor ini ditekankan musibah longsor tambang cadas mencapai sekian puluh orang, sehingga diakibatkan kampung ini jadi kampung janda. Bukan seperti itu,” tegas Anwar.

Namun, kadung populer dijuluki kampung janda, Anwar menyebut banyak pria dari luar daerah yang penasaran mendatangi kampungnya. Beragam motifnya. Ada yang sekadar ingin membuktikan cerita-cerita di internet, melihat lebih dekat aktivitas wanita kampung hingga ada yang serius mencari pasangan.

“Jadi ada orang Bandung sampai nginap di kampung janda. Orang yang nginap itu mau cari janda di sini, ingin dijadikan istri,” ungkapnya.

Berita Terkait

Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain
Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud
Terungkap pemicu ledakan di kawasan IUP PT Antam UPBE Pongkor Bogor
Ngeri! Puluhan penambang emas ilegal di Pongkor Bogor keracunan gas
Tidak boleh dirahasiakan, KIP putuskan ijazah Jokowi sebagai informasi terbuka
Anak jalanan yang tak sekolah, lansia dan guru dapat makan bergizi gratis
500 korban bencana minta kepastian, KDM ingin Pemkab Sukabumi ajukan ke pemprov
Istri Dirdik KPK, Kombes Sumarni: Dari Polres Sukabumi Kota jadi Kapolres Metro Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:28 WIB

Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:56 WIB

Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:39 WIB

Terungkap pemicu ledakan di kawasan IUP PT Antam UPBE Pongkor Bogor

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:06 WIB

Ngeri! Puluhan penambang emas ilegal di Pongkor Bogor keracunan gas

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:31 WIB

Tidak boleh dirahasiakan, KIP putuskan ijazah Jokowi sebagai informasi terbuka

Berita Terbaru

Ilustrasi Gedung Juang 45 Kota Sukabumi - sukabumiheadline.com

Khazanah

Ini lho daftar bangunan tertua dan bersejarah di Sukabumi

Minggu, 18 Jan 2026 - 03:52 WIB

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di jalan berliku - sukabumiheadline.com

Headline

Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:06 WIB