Mengenal Lemka, Pionir Ponpes Kaligrafi AlQuran di Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri Ponpes Lemka. l Istimewa

Santri Ponpes Lemka. l Istimewa

sukabumiheadline.com l GUNUNGPUYUH – Pondok Pesantren (Ponpes) AlQuran Lembaga Kaligrafi (Lemka) berada di Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Lemka dikenal sebagai pionir ponpes kaligrafi di Indonesia yang mengelola pendidikan dan latihan di bidang seni kaligrafi.

Di ponpes ini, seni kaligrafi menjadi concern pembelajaran semua santrinya. Sehingga bisa dibilang, lulusan ponpes ini adalah santri sekaligus seniman kaligrafi.

IMG 20220603 110349
Santri Ponpes Lemka. l Istimewa

Pesantren ini mengajarkan pelbagai gaya jenis-jenis tulisan atau khat secara detail dari huruf-huruf tunggal, tata letak, komposisi, harmoni, proporsi, cara menggores, etika kaligrafi, dan teknik gubahan dengan cara demonstratif. Yakni, memberikan materi sekaligus mempraktekkannya.

Lebih lanjut, di dalamnya juga diajarkan melukis serta mendiskusikan seni kaligrafi dari beragam perspektif. Kegiatan belajar dan mengajarnya, tidak melulu di dalam ruangan (indoor). Adakanya di luar ruangan (outdoor). Semisal, di tepi bukit, dan tepi pantai atau tempat-tempat indah lainnya.

IMG 20220603 105601
Gedung Ponpes Lemka. l Istimewa

Menurut Ketua Bidang Diklat Pesantren Lemka, Hilmi Munawar, ponpes tersebut berdiri dalam Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta pada 1985 silam. Pendirian Ponpes Lemka sendiri dirintis Drs. H. D Sirajuddin AR, M.Ag, pada sekira 13 tahun kemudian, atau tepatnya pada 1998 lalu.

Baca Juga :  Laka Maut Motor vs Truk di Cibadak Sukabumi, Satu Pelajar Tewas dan Satu Luka

Semenjak didirikan hingga kini, terbilang sudah ribuan santri berhasil lulus dari ponpes tersebut. “Sudah hampir tujuh ribu lulusan pesantren ini. Namun jika dihitung dari awal pembentukan, jauh lebih banyak lagi,” ujar Hilmi.

Screenshot 2022 06 03 11 01 23 53 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Santri Ponpes Lemka. l Istimewa

Biaya Santri di Ponpes Lemka

Lama belajar di pesantren ini adalah satu tahun. Bagi yang berminat mengikuti pembelajaran di pesantren ini, dari informasi terakhir yang diperoleh sukabumuheadline.com, adalah sebagai berikut:

Biaya masuk: sekitar Rp5.700.000

Biaya bulanan: sekitar Rp350.000

IMG 20220603 110029
Santri Ponpes Lemka. l Istimewa

Adapun alamat lengkap Pondok Pesantren Lemka, adalah di Jl. Bhineka Karya No.53, Kelurahan Karamat RT 03/06, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, 43122.

Berita Terkait

Pelajar Sukabumi, simak yuk kalender akademik 2026 ini
Daftar jurusan kuliah paling dibutuhkan pada 2030
Momen Young Syefura ucap “Hatur Nuhun” saat sidang di Parlemen Malaysia
Dua dari Sukabumi, menjelajahi surganya para pendaki gunung di Tatar Pasundan
Segini tarif hotel di Ujunggenteng Sukabumi, cek sebelum berangkat
Info tarif hotel di Palabuhanratu Sukabumi, mulai Rp58 ribu hingga Rp1,9 juta per malam
5+3 film tentang wanita 2026 internasional & nasional dan alasan di baliknya
Daftar seleb Indonesia masuk Wanita Tercantik di Dunia 2025 TC Candler, ada Fuji

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:44 WIB

Pelajar Sukabumi, simak yuk kalender akademik 2026 ini

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:09 WIB

Momen Young Syefura ucap “Hatur Nuhun” saat sidang di Parlemen Malaysia

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:05 WIB

Dua dari Sukabumi, menjelajahi surganya para pendaki gunung di Tatar Pasundan

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:00 WIB

Segini tarif hotel di Ujunggenteng Sukabumi, cek sebelum berangkat

Rabu, 31 Desember 2025 - 02:23 WIB

Info tarif hotel di Palabuhanratu Sukabumi, mulai Rp58 ribu hingga Rp1,9 juta per malam

Berita Terbaru

Pendidikan

Pelajar Sukabumi, simak yuk kalender akademik 2026 ini

Kamis, 1 Jan 2026 - 19:44 WIB

Kasim, buruh migran asal Sukabumi mengadu nasib di Benua Amerika awal abad ke-19. - Tropenmuseum

Khazanah

Kisah Kasim, pria berkutil asal Sukabumi jadi TKI sejak 1919

Kamis, 1 Jan 2026 - 12:32 WIB