Menhub: Pekan Depan Jalur Double Track KA Bogor-Sukabumi Beroperasi

- Redaksi

Minggu, 3 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Menhub ke Stasiun KA Cicurug. l Istimewa

Kunjungan Menhub ke Stasiun KA Cicurug. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja (kunker) meninjau sarana dan prasarana transportasi di Provinsi Jawa Barat termasuk di Kabupaten Sukabumi, Ahad (3/4/2022).

Di Sukabumi, Budi Karya meninjau Stasiun Kereta Api (KA) Cicurug. Setelah terhenti pengoperasiannya, jalur KA Paledang- Cicurug lintas Bogor-Sukabumi sebagai proyek strategis nasional (PSN) double track akan dioperasikan kembali.

Menurut Menhub, kedatangannya ke Stasiun Cicurug untuk memastikan konektivitas jalur KA antara Bogor dan sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kelancaran dan kenyamanan, Kementerian Perhubungan melakukan upaya rekayasa konstruksi untuk mengurangi ketinggian dan membuat jalur ganda antara Bogor Sukabumi agar kapasitas kereta bisa bertambah dan kecepatan ke tempat tujuan meningkat” ungkapnya.

Tak hanya itu, Menhub juga mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan pengoperasian KA tersebut.

“Selama delapan bulan kereta api tidak bisa beroperasi tetapi atas investasi ini kita juga pastikan akhir minggu ini sudah bisa digunakan masyarakat dengan waktu yang lebih cepat dan kapasitas yang lebih baik” tambahnya.

Ditekankan kemenhub senantiasa bersama sama dengan pemda untuk melakukan pengembangan statsion menjadi tempat yang refresentatif sehingga masyarakat bisa menikmati statsiun KA yang menarik

Dalam kunjungan tersebut, Menhub didampingi Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri. Iyos berharap dengan beroperasinya KA tersebut kemacetan akan berkurang.

“Sesudah double track berjalan otomatis kemacetan akan terkurangi tentunya kami berharap bahwa pengembangan Stasiun Cicurug bisa mendorong kemajuan dan pemberdayaan publik,” harap Iyos.

Berita Terkait

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat
Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian
Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?
Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia
Jumlah PHK di Sukabumi Juni 2026, nasional 32.389 kasus, terbanyak Jawa Barat
9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:12 WIB

Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB