sukabumiheadline.com – Belum lama ini, Mitshubishi meluncurkan kei car Mitsubishi eK Cross EV versi facelift dengan sederet kelebihannya. Melansir Carscoops, Sabtu (20/6/2026), salah satu yang berubah pada mobil ini ada pada bagian eksterior.
Desain bagian depan mobil ini hadir dengan bumper depan berdesain baru dengan panel penutup yang sewarna dengan bodi mobil. Artinya model ala Dynamic Shield tidak hadir di versi facelift ini.
Meski konfigurasi lampu utama terpisah tetap dipertahankan, desainer Mitsubishi menambahkan bilah lampu LED tipis yang dapat menyala di bagian tengah. Fungsinya untuk mengisi kekosongan ruang grill konvensional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bagian samping, lapisan skid plastik hitam pada over fender roda serta area side skirt juga dihilangkan demi memberikan impresi yang lebih urban dan elegan. Tidak ketinggalan, Mitsubishi juga menghadirkan opsi lima warna dual tone dan dua warna single tone yang lebih segar dibanding sebelumnya.
Peningkatan terbesar juga hadir dalam kabin interior. Salah satunya yaitu penambahan stop kontak aksesori AC 100 Volt baru yang diletakkan pada dashboard bagian bawah. Fitur ini mengadopsi teknologi Vehicle-to-Load atau V2L yang mampu mengalirkan daya listrik eksternal hingga 1.500 Watt yang bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain.
Tiap varian juga mendapat beberapa fitur baru. Mulai dari varian P sebagai versi tertinggi yang mendapat dua port USB-C dan satu USB-A.
Lalu varian G yang menjadi tipe menengah mendapat fitur setir dengan pemanas, dan jok dengan pemanas. Dan semua varian sekarang mendapat pengingat penumpang untuk memastikan tidak ada anak kecil atau barang tertinggal di dalam mobil.
Untuk drivetrain sendiri tetap mempertahankan baterai berkapasitas 20 kWh. Tenaga yang dihasilkan mencapai 63 HP dan torsi 195 Nm. Menurut klaim WLTC, mobil ini berjalan dari baterai penuh hingga habis sejauh 180 Km.
Sejauh ini, Mitsubishi eK Cross EV versi terbaru ini baru hadir di pasar Jepang. Mobil ini dibanderol dengan nominal dari 2.446.400 hingga 3.214.200 Yen atau setara 193 hingga Rp329 juta.









