Muhammadiyah Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Setengah Tiang

- Redaksi

Rabu, 7 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera setengah tiang. l sukabumiheadline.com

Ilustrasi bendera setengah tiang. l sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kasus harian Covid-19 di Indonesia terus menembus rekor tertinggi sejak beberapa hari terakhir, demikian data Kementerian Kesehatan RI per Senin (5/7/2021), kasus harian Covid-19 bertambah 29.745 dengan angka kematian yang juga mencapai rekor 558.

Rekor penambahan kasus harian juga terjadi pada 2 Juli dengan penambahan kasus positif Covid-19 bertambah 25.830 dan angka kematian 539 kasus. Lalu, rekor positif harian juga terjadi pada 3 Juli 2021 yakni 27.913 kasus.

Menyikapi peristiwa tersebut, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menyerukan agar Bangsa Indonesia mengibarkan bendera merah putih setengah tiang sebagai ungkapan belasungkawa atas banyaknya pasien meninggal akibat Covid-19.

“Jika memang keadaan tidak membaik, tidak ada salahnya apabila bangsa Indonesia mengibarkan bendera merah putih setengah tiang sebagai ungkapan belasungkawa,” kata Abdul dalam akun Twitter resminya @Abe_Mukti, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga :  Warga Sukabumi, ini syarat dan cara daftar Zendo ojek online milik Muhammadiyah

Lebih jauh, Abdul juga menilai tahun 2021 sebagai tahun duka cita bagi Indonesia. Kondisi itu makin mengkhawatirkan dengan terbatasnya fasilitas kesehatan belakangan ini. “Jumlah yang wafat terus meningkat seiring keterbatasan fasilitas dan pelayanan rumah sakit.”

Sementara itu, menurut data Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), sebanyak 1.031 tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 meninggal dunia akibat terinfeksi.

Berita Terkait

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat
Teror ancam kebebasan pers, PBNU: Bukan tradisi bangsa yang beradab
Setelah UU TNI berikutnya RUU Polri, penolakan rakyat diprediksi semakin masif

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Kamis, 27 Maret 2025 - 20:11 WIB

Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi

Berita Terbaru