Naya, Remaja dengan Penghasilan Puluhan Juta Rupiah per Bulan dari Bisnis Slime

- Redaksi

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almeyda Nayara Alzier. l Istimewa

Almeyda Nayara Alzier. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Almeyda Nayara Alzier sukses berbisnis slime dan kini usahanya telah beromset puluhan juta Rupiah per bulan. Remaja berusia 14 tahun yang akrab disapa Naya ini jadi pengusaha slime yang sukses. Naya merintis usahanya ini sejak duduk di bangku kelas 4 SD.

Meskipun masih anak-anak, jiwa bisnisnya sudah mulai muncul. Ia jeli melihat peluang bisnis di bidang mainan anak-anak, yakni slime.

Sejak beberapa tahun belakangan, slime memang sedang digemari, bahkan tak hanya oleh anak-anak tapi juga orang dewasa. Mainan yang punya tekstur lengket, kenyal, dan elastis. Warna dan bentuknya beragam dan bisa dibentuk-bentuk dengan tangan, karenanya disebut mainan satisfying.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awal Naya tertarik slime ketika melihat kakak kelasnya membawa slime yang baru dilihatnya ke sekolah. Ia pun merasa penasaran hingga akhirnya memutuskan untuk mencobanya. Uniknya, Naya tidak membeli mainan tersebut seperti layaknya anak lain. Namun, ia membuat slime sendiri di rumahnya.

Baca Juga :  Jual Kuliner Bondol, Omset Usaha Gadis Cidahu Sukabumi Rp120 Juta per Bulan

Dengan modal awal Rp50 ribu, dari pemberian sang ibu, ia mempelajari cara membuat slime sendiri secara otodidak dari tutorial YouTube. Setelah beberapa kali mencoba, ia berhasil membuat slime dengan sempurna.

Setelah berhasil membuat slime, Naya pun banyak membuat slime dengan berbagai model. Kemudian kesempatan itu datang ketika sekolah mengadakan acara entrepreneurship, dimana setiap siswa diharuskan membuat dan menjual barang apa pun sesuka mereka.

Gadis kelahiran 18 April 2007 ini pun langsung berpikir untuk menjual slime buatannya. Ia menjualnya dengan harga Rp8 ribu kepada teman-temannya, dan ternyata laku keras.

Melihat hal tersebut, sang ibu pun merasa perlu mendukung dan mengasah bakat Naya. Hingga akhirnya ia perlahan mulai membuat slime dengan beragam inovasi bentuk dan warna yang menarik, seperti angka, huruf, buah-buahan, dan juga bentuk lainnya.

Baca Juga :  Mengintip Peluang Bisnis Masa Depan Pria Cibadak Sukabumi

Ia kemudian mulai menawarkan kreasinya di media sosial. Sang kakak membantunya dalam membuat akun Instagram @nayaslime18.

Naya juga menuangkan jiwa kreativitasnya dalam akun Instagram tersebut. Tak hanya berjualan, Naya juga berbagi video cara membuat slime. Kegigihan Naya tak sia-sia, akun tersebut kini punya lebih dari 1 juta followers. Tak hanya memanfaatkan Instagram, Naya juga memiliki akun YouTube pribadi dengan nama Almeyda Nayara. Jumlah subscribernya lebih dari 2 juta.

Di akun media sosialnya, ia rutin membagikan banyak video tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan slime. Layaknya seorang remaja, ia juga sering membagikan kegiatan sehariannya bersama keluarga serta teman-temannya di rumah.

Alhasil, berkat kegigihan serta bakat yang luar biasa, Naya pun berhasil membangun bisnis slime yang sukses. Dalam usianya yang masih belia, Naya kini bisa meraup omset sekira Rp60 juta setiap bulan.

Selain itu, Naya juga sudah bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang sekitar. Ia mempekerjakan puluhan karyawan untuk memproduksi ratusan kilogram slime setiap hari.

Berita Terkait

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi
Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas
Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%
Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%
Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga
Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?
Mendirikan Koperasi Desa Merah Putih di Sukabumi? Begini mekanisme, skema dan usahanya
Klaim program Makan Bergizi Gratis luar biasa bagi ekonomi, Luhut: Kita semua terperangah

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 01:04 WIB

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Kamis, 3 April 2025 - 12:00 WIB

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas

Rabu, 2 April 2025 - 14:00 WIB

Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%

Rabu, 2 April 2025 - 01:24 WIB

Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:00 WIB

Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB