Ngeri, Pelajar SMP di Baros Sukabumi Dibacok Geng Motor

- Redaksi

Sabtu, 28 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l BAROS – Jumat (27/5/2022), hari dimana tengah dilangsungkan deklarasi menolak keberadaan geng motor yang digelar di Mapolres Sukabumi Kota.

Namun nahas, pada hari yang sama, seorang pelajar berinisial GR berusia 13 tahun menjadi korban pembacokan orang tak dikenal di Jalan Proklamasi, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, pada Jumat (27/5/2022) sekira pukul 11.00 WIB.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV, dimana tampak dalam video rekaman, lima orang dengan menggunakan dua sepeda motor kabur usai menjalankan aksinya sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun, keluarga korban menuturkan, kejadian berawal dari korban yang baru pulang sekolah dengan menggunakan angkutan kota (angkot).

Turun dari angkot, GR kemudian melanjutkan perjalanan hendak menuju rumahnya. “Namun, tiba-tiba GR dibacok dari belakang, di bagian punggung, oleh pengendara sepeda motor berboncengan dengan membawa celurit,” kata T (43), ayah korban menirukan pengakuan GR.

Tampak dalam rekaman CCTV, pelaku mengenakan masker, topi dan celana training warna biru putih.

Diketahui dari T, GR merupakan salah seorang pelajar di salah satu SMP di Kota Sukabumi. Ia harus menjalani operasi lima jahitan dengan kedalaman tiga centimeter, di RS Al Mulk Kota Sukabumi.

Ditambahkan T, GR seorang pendiam dan tidak suka banyak tingkah. “Anak saya seorang pendiam dan tidak banyak tingkah, apalagi ikut-ikutan menjadi geng motor. Setahu saya, GR juga tidak memiliki musuh ataupun masalah dengan orang lain,” kata dia.

“Anak saya baru kelas 1 SMP, masih polos dan orangnya baik, tidak menyangka menjadi korban pembacokan,” tambah T.

Sebagai orang tua korban T berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelakunya. “Semoga polisi bisa segera menangkap pelakunya,” harap T.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru