Ngeri, Penampakan Ruas Jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal Sukabumi Usai Diguyur Hujan

- Redaksi

Senin, 23 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa

Jalan rusak ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l BOJONGGENTENG – Kondisi jalan rusak tidak hanya pada ruas Parungkuda-Pakuwon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tapi juga di ruas lanjutan yang menghubungkan Kecamatan Bojonggenteng dengan Kalapanunggal.

Selain jalan rusak, kedua ruas tersebut juga dikenal minim lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi tersebut cukup merepotkan pengendara pada malam hari. Terlebih pada ruas Bojonggenteng-Kalapanunggal, kondisinya sangat memprihatinkan.

Seperti di titik jalan Kampung Citangkil, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, kemudian Kampung Cisarua dan Samolo, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan rusak ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa
Jalan rusak ruas Bojonggenteng – Kalapanunggal. l Istimewa

Warga yang melintas, Hasan Setiawan (36) mengatakan, kondisi Jalan Kabupaten tersebut, rusak cukup parah sehingga berdebu di saat musim kemarau, dan menimbulkan kubangan air jika diguyur hujan deras.

“Kemarin kondisinya mengkhawatirkan, apalagi pas habis diguyur hujan, kubangan air di banyak titik. Kalau gak salah sudah lima tahun dibiarkan rusak,“ ucap Hasan kepada sukabumiheadline.com, Senin (23/1/2023).

Baca Juga:

Ini Penampakan Jalan Rusak Ruas Bojonggenteng-Kalapanunggal Sukabumi

Sisa Tanah dan Batu, Penampakan Jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal Sukabumi

5 Tahun Jalan Dibiarkan Rusak, Warga Bojonggenteng dan Kalapanunggal Sukabumi Ajak Golput

Hal senada dikatakan oleh Wahyudi. Menurutnya, kubangan lebih mirip kolam ketimbang lubang jalanan.

“Udah mirip kolam. Apalagi sering diurug tanah, jadi kalau hujan harus ekstra hati-hati. Kalau gak, bisa jatuh,” kata dia.

“Kemarin sore hujan. Ngeri, apalagi minim PJU dan jalannya belok-belok,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB

Ilustrasi telur asin - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:44 WIB