Nyaris Timbun Bayi, Dinding Rumah Warga Bojonggenteng Sukabumi Ambruk

- Redaksi

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinding rumah warga Pakuwon ambruk. l Anry Wijaya

Dinding rumah warga Pakuwon ambruk. l Anry Wijaya

SUKABUMIHEADLINES.com I BOJONGGENTENG – Hujan deras yang melanda Sukabumi membuat sebuah rumah ambruk, dan hampir menimpa bayi Jumat (22/0/2021) malam.

Peristiwa rumah ambruk milik pasangan Tomi Hidayat (40) dan Siti Purwita Sari (36) berlokasi di Kampung Pakuwon RT 08/02, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

“Saya kaget tiba-tiba terdengar suara bruk, dan melihat tembok rumahnya ambruk,” ungkap Siti Purwita Sari kepada sukabumiheadlines.com di lokasi.

Siti pun menambahkan, dirinya langsung loncat dan menghalangi lemari yang akan menimpa anak bayinya yang masih berumur dua minggu.

“Saya langsung menghalangi bayi saya yang masih berumur dua minggu, takut tertimpa lemari,” tambahnya.

Sementara itu, Babinsa Cibodas Koptu Sugiyanto menuturkan, setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung terjun ke lokasi.

“Penyebab kejadian, akibat Hujan deras di sertai angin, kami dari unsur Koramil Parungkuda dibantu warga langsung membersihkan material tanah dan puing bangunan yang ambruk,” terangnya.

Baca Juga :  5 Tahun Jalan Dibiarkan Rusak, Warga Bojonggenteng dan Kalapanunggal Sukabumi Ajak Golput

Masih kata Koptu Sugiyanto, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut namun ibu bayi pemilik rumah mengalami memar akibat tertimpa lemari saat melindungi anaknya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, untuk kerugian ditaksir mencapai 25 juta rupiah,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131