Ortu Sakit, Siswi SMK di Gegerbitung Sukabumi 5 Hari Hilang Kontak

- Redaksi

Selasa, 19 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswi SMK kelas satu  Heni Kurnia (16 tahun) warga Gegerbitung. l Istimewa

Siswi SMK kelas satu Heni Kurnia (16 tahun) warga Gegerbitung. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I GEGERBITUNG – Siswi kelas satu sebuah SMK di Kabupaten Sukabumi Heni Kurnia (16) sudah lima hari hilang kontak dengan keluarganya.

Warga Kampung Babakan Garut RT 14/04, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, ini dikabarkan hampir sepekan tidak pulang ke rumahnya.

Kakak kandung Heni, Yayu Sendari (19), menjelaskan kronologi adiknya yang sudah lima hari hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya pada Kamis (14/10/2021) kemarin dia (Heni) izin berangkat sekolah ke SMK Terpadu Sinar Islam di Gandasoli. Sejak itu, hingga sore hari dia tidak pulang. Awalnya keluarga masih positive thiking karena punya saudara di Kampung Gandasoli, kirain kami, pulang ke rumah bibinya,” ujarnya Senin (18/10/2021) malam.

Baca Juga :  5 Hari Hilang, Warga Cikakak Sukabumi Ditemukan Mengambang di Sungai

Lanjut Yayu, ia menduga adik kandungnya itu dibawa kabur oleh pacarnya. “Kita susul ke rumah pacarnya pada hari kemarin, Ahad (17/10/2021), namun adik saya dan pacarnya itu tidak ada, kerena sebelumnya juga adik saya itu kepergok bukannya sekolah malah ada di tempat lain, sedang janjian sama pacarnya itu,” terangnya.

Baca Juga :  Setiap Hari Ribuan Kue Ali dari Parungkuda Sukabumi Dikirim ke Jakarta

Keluarga Heni Kurnia berharap pihak Kepolisian segera menemukan keberadaan Heni.

“Kita sudah lapor ke Polsek Gegerbitung dan sempat terlacak dari HP adik saya yang sekarang sudah tidak bisa dihubungi lagi, itu lokasinya ada di Jakarta. Berharap banget ketemu maklum anak cewek dan orang tua saya juga lagi sakit,” pungkas Yayu.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131