Pelaku Usaha Kecil di Cibadak Sukabumi Minta PPKM Tidak Diperpanjang (Lagi)

- Redaksi

Senin, 23 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

salah seorang PKL I Andika Putra

salah seorang PKL I Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir pada hari ini, Senin (23/8/2021). Sejumlah pedagang kaki lima di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, berharap PPKM segera berakhir karena telah banyak berdampak pada pendapatan harian mereka.

“Harapan kami selaku PKL sama saja dengan para pelaku usaha lain, seperti supir angkot juga terkena dampak, PPKM-nya tidak usah diperpanjang. Dampak negatifnya pada pendapatan harian kami, khususnya jualan sangat luar biasa,” kata Mimin (47), pedagang gorengan, Senin.

Menurutnya, pendapatan mereka turun sampai 80% dibanding hari biasa atau sebelum adanya diberlakukan PPKM. Karenanya, Mimin berharap PPKM tidak diperpanjang lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sangat menderita, dampak penjualan turun drastis. Bantuan juga tidak kebagian karena mungkin tidak merata. Pemerintah harus memilih cara lain, selain PPKM, agar tidak berdampak ke kami. Ya semoga ini PPKM yang terakhir,” ungkapnya.

Pernyataan senada diungkapkan Ajud (50), seorang pemilik warung nasi. Ia berharap PPKM tidak diperpanjang lagi.

“Semoga cepat kelar lah, gak usah diperpanjang lagi, kalau diperpanjang terus pedagang sangat dirugikan. Pendapatan saya turun drastis, terutama dari gorengan. Makanya terasa banget penurunan penghasilan dari pendapatan harian warung nasi saya,” kata dia.

Berita Terkait

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya
Alfamart dan Indomaret cs tak lama lagi bakal jualan daging ayam
Membanding produksi telur Sukabumi surplus 46,9 juta kg dan Indonesia
Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru
Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir
Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok
5 dampak positif jika KRL Jakarta-Sukabumi sudah beroperasi
Rupiah jeblok ke Rp18.000 per Dolar hari ini

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:13 WIB

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:34 WIB

Alfamart dan Indomaret cs tak lama lagi bakal jualan daging ayam

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:55 WIB

Membanding produksi telur Sukabumi surplus 46,9 juta kg dan Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:34 WIB

Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:08 WIB

Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir

Berita Terbaru