Pemudik Suzuki Karimun dari Depok ke Sukabumi terjungkal di Jalan Tol Bocimi

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Pemudik asal Depok, Jawa Barat, tujuan Sukabumi terjungkal di Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Pemudik dengan mobil Suzuki Karimun warna putih terguling di KM 68 A arah Sukabumi, Ahad (15/3/26) sekira pukul 15.06 WIB.

Insiden terjadi saat hujan mengguyur wilayah tersebut dan diduga dipicu kondisi kendaraan dengan nomor polisi B 1505 EYJ tersebut kehilangan kendali karena jalan tol yang basah usai diguyur hujan.

Mobil yang dikemudikan Muhamad Salabi (47), warga Depok Mulya II Blok AE No. 20 RT 003/016, Kelurahan Beji, Kota Depok, dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di tengah jalur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahwa kejadian laka lantas tunggal saat kendaraan saat itu melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi di lajur dua. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mengaku ban kendaraan mengalami slip saat kondisi hujan, sehingga kendaraan kehilangan kendali,” kata Kepala Induk PJR Tol BORR dan Bocimi, Kompol Suwito, Senin (16/3/2026).

“Akibat hilangnya kendali tersebut, pengemudi membanting setir ke arah kiri hingga kendaraan menabrak guardrail pembatas jalan. Benturan itu membuat mobil terguling di badan jalan tol,” imbuh Suwito.

Berdasarkan hasil penanganan petugas di lokasi, kendaraan akhirnya berhenti di antara lajur satu dengan posisi serong menghadap Selatan. Mobil dalam kondisi terguling dengan posisi ban kiri berada di bagian atas, sedangkan sisi kanan kendaraan menempel di permukaan jalan.

“Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang menerima laporan dari Senkom Bocimi langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan arus lalu lintas.Petugas mendata identitas pengemudi dan kendaraan, mengamankan lokasi, serta melakukan evakuasi kendaraan dari badan jalan,” katanya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka serius. Namun kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar ± Rp,-16 juta.

“Arus lalu lintas di ruas Tol Bocimi sempat melambat saat proses evakuasi berlangsung, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang,” pungkas dia.

Hasil penelusuran awal di lokasi menunjukkan kondisi hujan yang mengguyur jalur Tol Bocimi berpotensi membuat permukaan jalan menjadi lebih licin, terutama di jalur dengan kecepatan tinggi.

Kombinasi antara kecepatan kendaraan, kondisi ban, serta genangan air tipis (aquaplaning) sering menjadi pemicu kecelakaan tunggal di jalan tol saat hujan.

Berita Terkait

Air mancur dadakan di Cibadak Sukabumi, warga: Seharusnya ada tindakan
Jaringan penyuplai narkoba ke AKBP Didik Putra Kuncoro kabur ke Sukabumi ajak wanita
10 Perda baru disahkan DPRD Kabupaten Sukabumi, perubahan BPR hingga penataan mal
Jembatan gantung Tegalbuleud Sukabumi nyaris putus, pemotor jatuh ke sungai
Dendi, wisatawan asal Depok ditemukan mengambang tak bernyawa di pantai Sukabumi
Silaturahim dengan KDM, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Kunci hadapi tantangan ke depan
Korban berjatuhan, truk sumbu tiga kompak langgar aturan di Sukabumi tak takut polisi
Tak bisa berenang, pemancing asal Cisaat Sukabumi tewas tenggelam di laut

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 14:52 WIB

Air mancur dadakan di Cibadak Sukabumi, warga: Seharusnya ada tindakan

Sabtu, 4 April 2026 - 01:40 WIB

Jaringan penyuplai narkoba ke AKBP Didik Putra Kuncoro kabur ke Sukabumi ajak wanita

Jumat, 3 April 2026 - 03:21 WIB

10 Perda baru disahkan DPRD Kabupaten Sukabumi, perubahan BPR hingga penataan mal

Kamis, 2 April 2026 - 14:38 WIB

Jembatan gantung Tegalbuleud Sukabumi nyaris putus, pemotor jatuh ke sungai

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:47 WIB

Dendi, wisatawan asal Depok ditemukan mengambang tak bernyawa di pantai Sukabumi

Berita Terbaru

Honda HRD 125 - Honda

Otomotif

Ini spesifikasi Honda HRD 125, skutik petualang seharga Beat

Selasa, 7 Apr 2026 - 04:30 WIB

Ilustrasi WhatsApp - sukabumiheadline.com

Teknologi

Nikmati fitur penterjemah WhatsApp otomatis ke 20 bahasa

Selasa, 7 Apr 2026 - 02:19 WIB