Pengedar Ribuan Butir Obat Keras di Parakansalak Sukabumi Diamankan Polisi

- Redaksi

Sabtu, 27 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l PARAKANSALAK – Aparat Polsek Parakansalak, Polres Sukabumi mengamankan pengedar obat keras jenis Tramadol dan Hexymer, Jumat (27/8/2022) malam.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, sebanyak 358 butir Tramadol dan 1.043 butir Hexymer berhasil diamankan polisi dari dua orang pelaku, sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kapolsek Parakansalak Iptu Dodi Irawan mengatakan, ada dua orang yang memiliki ribuan obat terlarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua pelaku, sebut Dodi, diamankan dari Kampung Bantar Muncang RT 02/02, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

”Keduanya warga Parakansalak yakni inisial NF (21) dan RM (19),” ungkap Dodi, Sabtu (27/08/22).

Adapun, dari tangan NF berhasil diamankan barang bukti berupa obat keras terlarang jenis Tramadol sebanyak 358 butir dan Hexymer 1.043 butir serta uang sebesar Rp100 ribu.

Dari NF, diperoleh keterangan dalam pengembangan kasusnya, hingga kemudian polisi juga turut mengamankan RM pada Jumat pukul 22.00 WIB.

”Dari RM kami mengamankan obat jenis Tramadol sebanyak 27 butir, Hexymer 67 butir dan uang 200 ribu Rupiah,” papar Dodi.

Berita Terkait

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Berita Terbaru