sukabumiheadline.com l PALABUHANRATU – Sejumlah warga di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan getararan gempa bumi yang dirasakan cukup besar.
Salah satu warga Palabuhanratu Miraj Arifin (39) mengaku kaget, saat sedang nongkrong tiba tiba merasakan bumi serasa bergetar dengan kekuatan cukup besar.
“Saya sedang duduk bersantai bersama keluarga sambil ngopi, tiba tiba gelas seperti bergerak pelan gitu airnya ikut bergoyang,” ungkapnya kepada sukabumheadline.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Getarannya lumayan besar terasa, kata warga lain katanya ada gempa setelah dilihat keluar rumah,” sambungnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam rilisnya mengungkapkan, gempa bumi terjadi pukul 20:11:48 WIB, Selasa, 28 Februari 2023.
“Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=4,0,” ujarnya.
Dijelaskan Daryono, episenter terletak pada koordinat 7.03 LS dan 106.64 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km Tenggara Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 3 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cimandiri,” jelas Daryono.
“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kota Sukabumi, Palabuhanratu dengan Skala Intensitas II – III MMI,” tuturnya.
Lebih lanjut, Daryono mengatakan, gempa bumi juga dirasakan di Bogor, Lebak dan Bayah dengan Skala Intensitas II MMI.
“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Hingga pukul 20:30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” tandasnya.