Petinju Apriyadi Difinubun, dari Cibadak Harumkan Sukabumi dengan Medali

- Redaksi

Minggu, 17 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apriyadi Difinubun. l Facebook Apriyadi Difinubun

Apriyadi Difinubun. l Facebook Apriyadi Difinubun

sukabumiheadline.com l Hajat olah raga se-Indonesia, Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX selesai digelar di Papua. Dalam event olah raga empat tahunan tersebut, Kontingen Jawa Barat keluar sebagai jawara dengan raihan 133 medali emas, 105 perak, dan 115 perunggu.

Dari ratusan medali yang diraih Kontingen Jawa Barat tersebut, satu di antaranya disumbangkan oleh petinju asal Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Apriyadi Difinubun.

Petinju Asal Cibadak Menuju PON XX Papua

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apriyadi melaju ke PON XX Papua setelah dalam perhelatan Kejuaraan Tinju Pra PON XX Wilayah Tengah dan Timur yang berlangsung di Bogor mampu meraih hasil manis.

Kejuaraan Tinju Pra PON XX Wilayah Tengah dan Timur tersebut, ia sukses mengandaskan laju petinju Maluku, Rocef Souhoka.

Meraih Medali Perunggu PON XX Papua

Ini kunci Apriyadi Difinubun lolos ke semifinal tinju 46 kg - ANTARA News

Pada babak final cabang olah raga (cabor) tinju kelas 46 kg, Apriyadi berhasil mempersembahkan medali perunggu. Ia harus puas dengan raihan peringkat ketiga, setelah dikandaskan petinju asal Sulawesi Utara.

Informasi dihimpun sukabumiheadline.com, Apriyadi Difinubun berhasil maju ke babak semifinal kelas 46 kg PON XX Papua, usai mengalahkan Fransiskus Freddy Simamora asal Kepulauan Riau, Rabu (6/10/2021). Bermain tenang dan optimistis melihat peluang menurutnya menjadi kunci memenangkan pertandingan.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (10/10/2021) itu, Apriyadi harus mengalami kekalahan telak dengan skor 5-0, dan berhasil meraih medali perunggu.

Namun, pelatih tinju Dadan Amanda berpendapat, kekalahan anak didiknya itu bukan karena faktor teknis, tetapi adanya dugaan kecurangan.

“Kita banyak dicurangi dalam penilaian, Apriyadi kalah bukan karena permainan tapi karena faktor juri,” ujarnya.

Berita Terkait

Ciderai sportivitas, pemerintah Italia tolak gantikan Iran di Piala Dunia 2026 AS-Meksiko
Ditahan draw Arema di GBLA, lampu merah buat Persib
Kawasan Gedung Sate direnovasi, lokasi perayaan Persib di mana? KDM: Juara aja dulu
Pembelaan Komite Wasit PSSI soal dua gol kontroversial Dewa United ke gawang Persib
Laga wajib menang vs Arema di GBLA atau digusur Borneo, Bojan Hodak: Fokus
Update klasemen sementara Super League 2025/2026 usai Persib draw lawan Dewa United
Lawan Dewa United besok, Bojan Hodak: Mentalitas tim dalam tren positif
Persib tatap hattrick juara, klasemen sementara Super League usai menang 3-2

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:41 WIB

Ciderai sportivitas, pemerintah Italia tolak gantikan Iran di Piala Dunia 2026 AS-Meksiko

Jumat, 24 April 2026 - 21:29 WIB

Ditahan draw Arema di GBLA, lampu merah buat Persib

Jumat, 24 April 2026 - 15:29 WIB

Kawasan Gedung Sate direnovasi, lokasi perayaan Persib di mana? KDM: Juara aja dulu

Jumat, 24 April 2026 - 03:51 WIB

Pembelaan Komite Wasit PSSI soal dua gol kontroversial Dewa United ke gawang Persib

Rabu, 22 April 2026 - 23:07 WIB

Laga wajib menang vs Arema di GBLA atau digusur Borneo, Bojan Hodak: Fokus

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Gravite, mobil murah dan irit BBM

Minggu, 26 Apr 2026 - 05:25 WIB

Ilustrasi wisatawan asing sedang kemping - sukabumiheadline.com

Wisata

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 03:00 WIB

Stoking berbulu

Teknologi

7 produk yang percuma diciptakan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:13 WIB