PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Palang Merah Indonesia (PMI) akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Iran yang kini dilanda perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menurut Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK), bantuan Yanng akan dikirim berupa obat-obatan.

“Saya menerima Bapak Dubes Iran. Kita berbicara tentang kemanusiaan, bagaimana korban rakyat Iran dalam perang dengan Amerika dan ini,” ujar JK, dikutip Kamis (19/3/2026).

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI ini baru saja menerima kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran Mohammad Boroujerdi. Keduanya sempat berbicara dalam pertemuan tertutup sebelum memberikan keterangan kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, PMI selalu berpihak untuk membantu warga sipil yang menjadi korban peperangan, termasuk di Iran.

“Kita putuskan, sesuai dengan kebutuhan daripada Iran, obat-obatan yang akan dikirim sesuai dengan kebutuhan di sana melalui negara-negara yang dekat dengan Iran seperti Pakistan, Turki dan sebagainya melalui Red Crescent atau Bulan Sabit Merah setempat,” imbuh JK.

Nantinya, bantuan kemanusiaan Iran akan dibeli dari negara terdekat dan diantarkan ke Iran. Jadi, bantuan tidak disiapkan dan diberangkatkan langsung dari Indonesia.

Sementara itu dalam kesempatan sama, Dubes Iran, Mohammad Boroujerdi menyampaikan terima kasihnya kepada Indonesia yang terus mendukung Iran dalam menghadapi perang.

“Saya ingin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kami atas dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah Indonesia, bangsa Indonesia, berbagai badan dan organisasi pemerintah maupun non-pemerintah, ormas dan lain sebagainya kepada kami dalam situasi seperti sekarang,” kata Boroujerdi.

Berita Terkait

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026
Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kabaya Sunda 2026 bulan depan
BNN mau larang vape, didukung pimpinan Komisi III DPR ini
Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP
Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kabaya Sunda 2026 bulan depan

Jumat, 10 April 2026 - 00:37 WIB

BNN mau larang vape, didukung pimpinan Komisi III DPR ini

Kamis, 9 April 2026 - 14:22 WIB

Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP

Kamis, 9 April 2026 - 05:48 WIB

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil

Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB

Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Berita Terbaru