sukabumiheadline.com – Jajaran kepolisian Polsek Tegal Buleud, Polres Sukabumi melakukan pengecekan rumah orang tua Abdul Latip, warga yang viral di media sosial (medsos) disebut-sebut sebagai salah satu pelaku pengeroyokan terhadap dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat medsos Ade Armando.
Kapolsek Tegalbuleud AKP Deni Miharja mengungkapkan, pengecekan dengan menyambangi rumah orangtuanya dilakukan untuk memastikan bahwa Abdul Latip merupakan warga Tegalbuleud.
Hasil pengecekan yang dilakukan jajaran Polsek Tegalbuleud, Polres Sukabumi, membenarkan bahwa Abdul Latip warga Kecamatan Tegalbuleud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar ya bahwa saudara yang berinisial A itu warga Tegalbuleud,” ujar Deni Miharja kepada awak media, Selasa (12/4/2022).
“Adapun status saudara A tersebut duda ya, dan wiraswasta dia bukan mahasiswa,” tuturnya.
Dijelaskan Deni, berdasarkan informasi yang didapat dari orangtuanya, A awalnya berpamitan izin pergi ke Surade untuk bertemu temannya.
“Keadaan orang tersebut pada hari Ahad, dia bilang kepada keluarganya akan menemui temannya di Surade. Mungkin dari sana berangkat ke Jakarta,” jelasnya.
“Menurut informasi dari Surade benar dia ada yang mengajak ke Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi, walaupun si A itu bukan mahasiswa,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan sukabumiheadlines.com, Ade Armando dikeroyok sejumlah massa saat hadir dalam aksi mahasiswa menolak perpanjangan masa jabatan presiden di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta.
Tidak hanya itu, massa bahkan sempat menelanjangi pegiat medsos tersebut dan menendang tubuhnya berulangkali.
Dalam gambar beredar, pria tersebut bernama Abdul Latip, warga Kampung Panaruban RT 007/001, Desa/Kecamatan Tegalbuleud.