Pria di Sukalarang Sukabumi dibacok OTK saat lalin macet

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria di Sukalarang Sukabumi dibacok OTK saat lalin macet - Ist

Pria di Sukalarang Sukabumi dibacok OTK saat lalin macet - Ist

sukabumiheadline.com – Seorang pria warga Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibacok orang tak dikenal saat lalu lintas (lalin) sedang macet pada Sabtu (11/10/2025) siang. Pria itu diduga sudah diikuti oleh pelaku usai membeli pulsa. Kini Polisi tengah memburu dua orang pelaku yang mengendarai motor matik.

Diketahui, korban berinisial S alias Brew (23), warga Kampung Gedurhayu, Desa Titisan, menjadi korban pembacokan oleh dua orang tak dikenal (OTK).

Aksi kriminalitas jalanan itu terjadi di pinggir jalan depan Pertamina Gas LPG, di Kampung Baros, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, korban sudah melakukan pelaporan penganiayaan tersebut.

“Petugas sudah langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sukabumi Kota,” jelas Astuti, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, kejadian bermula usai korban membeli pulsa di wilayah Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur. Korban pulang menuju Sukalarang. Sepanjang perjalanan, dia diikuti dua pelaku misterius yang mengendarai sepeda motor matik. Keduanya mengenakan masker dan jaket warna hitam.

Namun sesampainya di lokasi kejadian, korban harus berhenti karena terjebak macet. Kedua pelaku mendekat dari arah belakang dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam jenis golok. Akibat serangan ini, korban mengalami luka robek serius di bagian punggung.

Warga yang melihat kejadian pun spontan segera melarikan korban ke RSUD R. Syamsudin SH, Kota Sukabumi. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki identitas maupun motif di balik aksi kedua pelaku.

“Kasusnya masih dalam proses lidik, dan kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku,” kata Astuti.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB