18 C
Sukabumi
Senin, Juli 15, 2024

Sudah direstui keluarga, Sule pastikan Mahalini mualaf sebelum dinikahi Rizky Febian

sukabumiheadline.com - Kepastian siapa yang berpindah keyakinan...

Honda AMAX 160, skutik futuristik performa unggul jadi penantang Yamaha Aerox

sukabumiheadline.com - Honda kembali menggebrak pasar skutik...

Pria Ini Punya 120 Istri, Masing-masing Diberi Satu Rumah

InternasionalPria Ini Punya 120 Istri, Masing-masing Diberi Satu Rumah

SUKABUMIHEADLINE.com l Meskipun sebagian besar pria hanya menikahi satu orang wanita saja. Namun, karena beberapa alasan, ada pula yang memiliki istri lebih dari satu.

Namun, meskipun praktik poligami lazim dilakukan banyak pria, tapi apa yang dilakukan pria satu ini mungkin terbilang tidak biasa dan di luar nalar laki-laki modern pada umumnya. Bukannya memiliki satu atau dua istri, dia justru menikahi 120 wanita.

Sosoknya pun sontak jadi bahan perbincangan di media sosial. Ia adalah pria asal Thailand bernama Tambon Prasert yang mengakui sendiri hal tersebut.

Bahkan yang menjadi perhatian lagi, kebanyakan istri Prasert masih berusia muda dan berparas cantik. Salah satu istri termudanya sendiri adalah seorang gadis yang belum genap 20 tahun.

Rukun dan Saling Mengenal

Tambon Prasert bersama anak-anak dan istri-istrinya. l Istimewa

Lebih bikin kaget lagi, dirinya mengungkapkan jika ratusan wanita yang dinikahinya ternyata saling mengenal dan hidup dengan akur.

Betul, 120 istri Tambon Prasert sejak awal bisa menerima satu sama lain dan tetap mencintai suaminya meski sadar telah dipoligami berkali-kali.

Sementara untuk urusan finansial, Prasert mengaku tak punya masalah soal hal tersebut. Pasalnya, ia sendiri merupakan seorang pengusaha kaya dan juga politikus di Thailand.

Agar tak dikira mengada-ngada, ia pun sampai mengundang para wartawan untuk menyaksikan langsung kehidupan pribadinya bersama 120 istri tersebut. Diketahui, pernikahan Prasert sebanyak 120 kali itu memang selalu mendapat restu dari istri-istri sebelumnya.

Saat ini, Tambon Prasert telah memiliki sebanyak 28 anak. “Benar, saya memiliki 120 istri dan 28 anak laki-laki dan perempuan,” ungkap Tambon Prasert kepada Daily Mail.

Meski begitu, cerita tentang pernikahan dengan ratusan perempuan itu sebenarnya tak pernah terungkap ke publik. Dia sengaja menyembunyikannya karena praktik poligami tergolong tidak resmi di Thailand.

Prasert lalu menjelaskan bahwa pernikahan pertamanya terjadi saat ia masih berusia 17 tahun. Sementara istri pertamanya berusia 1-2 tahun lebih muda darinya.

“Setelah itu, saya mulai menjalin hubungan dengan banyak wanita. Kebanyakan berusia di bawah 20 tahun. Saya tidak suka perempuan yang lebih tua karena bisa memicu pertengkaran,” lanjutnya.

Usai pernikahannya yang pertama, Tambon Prasert lalu merintis kariernya hingga sukses sebagai kontraktor. Dari sanalah semua ini dimulai.

Ya, setiap kali membangun rumah di sebuah kota atau wilayah, Prasert punya kebiasaan unik untuk menikahi perempuan asal daerah tersebut.

Adapun dari 120 istrinya tersebut, 22 di antaranya tinggal di lingkungan yang sama yakni di distrik Phromnee. Sementara sisanya tersebar di wilayah lain negara Gajah Putih itu.

“Saya adalah seorang kontraktor. Setiap saya membangun rumah, saya punya istri di sana. Saya mencintai mereka semua dan mereka mencintai saya,” jelasnya.

Bekerja sebagai kontraktor bangunan, maka tak afdol rasanya jika dirinya tidak memberi satu rumah untuk setiap istrinya.

Tidak sampai di situ, Prasert juga mengaku menghormati semua istrinya dan menyediakan segala kebutuhan keluarga. Seperti diketahui tadi, ia tak punya masalah soal finansial.

“Saya seorang kontraktor bangunan, kapan pun saya membangun rumah, saya akan menikah di sana,” ujarnya.

Tambon Prasert juga selalu memberi tahu calon istri barunya bahwa ia sudah berkeluarga dan punya banyak istri. Hasilnya adalah sekarang ini, tak ada istrinya yang mempermasalahkan hal tersebut.

“Tidak ada yang komplain. Mereka semua menerima situasi tersebut tanpa argumen apa pun. Saya juga meminta izin orang tua saya untuk menikah sesuai adat dan tradisi. Semua pernikahan saya dirayakan dengan baik dan benar,” ungkapnya lagi.

“Kalau mereka tidak punya rumah, saya akan membangunkan rumah untuk mereka dan menyelesaikan semuanya, jadi semua orang bahagia,” pungkasnya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer