sukabumiheadline.com – Mantan jurnalis, Rojab Asyari, resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2024, melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Rojab dilantik menyusul meninggalnya Dinding Supriadin Norrow pada Januari lalu.
Sebagai gantinya, DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi telah mengusulkan Rojab Asyari yang tercatat sebagai calon anggota legislatif (Caleg) peraih suara terbanyak kedua di Daerah Pemilihan II, meliputi Kecamatan Baros, Cibeureum dan Lembursitu.
Pelantikan Rojab Asyari dihadiri Wali Kota Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Andri S. Hamami, dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Sukabumi, pada Kamis (28/4/2022) pukul 15.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, meskipun sempat tertunda karena adanya keterlambatan selama proses penyelesaian admistrasi, akhirnya tuntas dan dilantik hari ini (Kamis-red),” kata Rojab kepada sukabumiheadline.com, Kamis malam.
Baca Juga: Dinilai Lamban, DPC PDIP Kota Sukabumi Desak Gubernur RK Teken SK PAW
Rojab berjanji akan melanjutkan perjuangan yang sudah dilakukan almarhum Dinding Supriadin Norrow. “Saya akan meneruskan perjuangan yang sudah dijalankan oleh almarhum. Banyak tugas kepartaian dan agenda perjuangan PDIP,” kata Rojab.
Perjalanan Rojab Asyari, dari Jurnalis ke Gedung DPRD Kota Sukabumi
Rojab Asyari lahir di Garut pada 26 Agustus 1976. Sebelum terjun ke dunia politik, pria lulusan Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) ini telah malang melintang di dunia kewartawanan. Ia antara lain pernah menjadi jurnalis Pakuan Raya dan Radar Bogor.
Ia kemudian banting karier ke dunia pendidikan dengan menjadi pengajar. Sebelum kembali ke dunia kewartawanan, suami dari Neneng Nurlisma ini pernah menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).
Kembali ke dunia yang membesarkannya, terakhir Rojab menjadi jurnalis koran harian Jurnal Bogor dan memimpin Jurnal Sukabumi. Keduanya merupakan grup Jurnal Nasional.
Ayah dari Raqilla Shazia Asyari dan Raihan Syaban Asyari dan Raifha Maulid, ini juga merupakan mantan anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2014-2019. Dalam Pemilu 2019, perolehan suara Rojab hanya menduduki posisi kedua. Sehingga, ia gagal kembali melenggang ke kursi legislatif.
Sebelum akhirnya kembali ke Gedung DPRD Kota Sukabumi, setelah gagal dalam Pileg 2019, Rojab memilih terjun ke dunia bisnis.