Progres Jalan Tol Bocimi Seksi 3 capai 66 persen, ke Selabintana Sukabumi cuma 2,5 jam

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Tol Sukabumi - Ciranjang - Padalarang segera dibangun - sukabumiheadline.com/AI

Jalan Tol Sukabumi - Ciranjang - Padalarang segera dibangun - sukabumiheadline.com/AI

sukabumiheadline.com – Progres pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor–Ciawi–Sukabumi) Seksi 3 menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, progres konstruksi diklaim telah mencapai 66 persen dan ditarget rampung pada 2026.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi. Menurutnya, penyelesaian Seksi 3, ruas Cibadak-Sukabumi Barat (Cisaat) diupayakan sesuai rencana kerja yang ditetapkan bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Pertengahan 2026 ditarget selesai, dengan asumsi tidak ada kendala besar di lapangan. Sehingga, target tersebut diharapkan akan terealisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait: Libur Nataru 2 pekan, BPJT siapkan manajemen trafik di GT Ciawi-Sukabumi

Jika sesuai target, maka nanti warga Jakarta yang ingin berwisata ke Selabintana, Kabupaten Sukabumi, misalnya, hanya butuh waktu tempuh sekira 2 jam hingga 2,5 jam saja.

Untuk diketahui, Tol Bocimi sendiri terbagi ke dalam empat seksi. Seksi 1 ruas Ciawi–Cigombong sepanjang 15,3 kilometer dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak (Sundawenang, Parungkuda) sepanjang 11,9 kilometer telah beroperasi penuh dengan total panjang sekitar 26 kilometer.

Kedua seksi tersebut saat ini juga disiapkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas musim libur dan cuti bersama Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Baca selengkapnya: TJT: GT Bocimi Seksi 2 titik krusial macet saat Libur Nataru

Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda
Kemacetan lalu lintas di Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda – Istimewa

Sementara itu, Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,7 kilometer masih tahap pembangunan konstruksi. Sedangkan, Seksi 4 ruas Sukabumi Barat–Sukabumi Timur dengan panjang sekitar 13,05 kilometer saat ini masih berada pada tahap persiapan.

Dari Gerbang Tol Bocimi Seksi 3, wisatawan bisa mengunjungi sejumlah objek wisata di Sukabumi, seperti Selabintana yang bisa dikunjungi dengan waktu tempuh sekira 20 menit saja.

Seksi 4 ini dinilai memiliki peran strategis karena akan menjadi bagian dari konektivitas lanjutan menuju Cianjur, Ciranjang, hingga Padalarang. Baca selengkapnya: Termasuk untuk Jalan Tol Sukabumi-Padalarang, Kemen PU siapkan Rp134 triliun

Berita Terkait

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal
Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng
Biker luar daerah ungkap spot misterius menuju tempat wisata di Sukabumi
Yuk saksikan Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition di Sukabumi full sebulan, cek jadwal
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Syarat mendaki Gunung Gede-Pangrango: Wajib daftar daring tanpa kecuali
10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi
Bahas pendapatan, Perhutani KPH Sukabumi kumpulkan pelaku wisata kawasan hutan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:47 WIB

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:18 WIB

Biker luar daerah ungkap spot misterius menuju tempat wisata di Sukabumi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Yuk saksikan Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition di Sukabumi full sebulan, cek jadwal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Headline

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi mahasiswa berkumpul dan diskusi di depan kampus - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:50 WIB