TJT: GT Bocimi Seksi 2 titik krusial macet saat Libur Nataru

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan lalu lintas di Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda - Istimewa

Kemacetan lalu lintas di Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda - Istimewa

sukabumiheadline.com – PT Trans Jabar Tol (TJT) mengungkap titik krusial kemacetan lalu lintas pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, terutama di dekat Gerbang Tol (GT) Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Untuk itu, TJT selaku pengelola Jalan Tol Bocimi mengeklaim telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kemacetan yang biasanya terjadi pada musim libur Nataru 2025/2026. Termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), serta Korlantas Polri dan pemerintah daerah (pemda) setempat.

Berita Terkait: 5 kesan negatif berwisata ke Sukabumi menurut wisatawan luar daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025), Direktur Utama TJT, Abdul Hakim Supriyadi, mengungkap titik krusial kemacetan bukan di ruas Tol Bocimi, melainkan di pintu keluar tol, seperti GT Parungkuda.

“Paling krusial dalam operasional Nataru ini untuk di ruas Tol Bocimi adalah di pintu gerbang exit Parungkuda, tepatnya setelah keluar tol ada pertigaan, di situ biasanya simpul kemacetan,” ucap Hakim dalam keterangannya, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (12/12/2025).

Berita Terkait: 12 tempat wisata di Sukabumi favorit warga Jakarta versi perusahaan transportasi

Kemacetan lalu lintas di gerbang tol - sukabumiheadline.com
Kemacetan lalu lintas di gerbang tol – sukabumiheadline.com

Salah satu pemicu kemacetan lalu lintas, kata dia, karena setelah pertigaan GT Parungkuda arah Sukabumi, terdapat pasar tumpah, yakni di sekitar Pasar Cibadak.

“Masalahnya bukan di jalan tol, tapi di Jalan Nasional yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat,” katanya.

Untuk itu, TJT akan mengantisipasi kemacetan di dekat GT Parungkuda, dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas.

Namun, jika kemacetan di GT Parungkuda sudah terjadi hingga cukup panjang di dalam tol, TJT bersama Korlantas Polri akan menutup sementara arus kendaraan dari arteri, hingga kemacetan di dalam ruas tol dapat terurai.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wilan Oktavian mengungkapkan, rekayasa lalu lintas disiapkan mengikuti diskresi patroli jalan raya (PJR) dan Polres Sukabumi. Baca selengkapnya: Libur Nataru 2 pekan, BPJT siapkan manajemen trafik di GT Ciawi-Sukabumi

“Kami menyiapkan berbagai opsi manajemen lalu lintas. Khusus untuk Tol Bocimi, tidak diberlakukan skenario contraflow, tapi akan diterapkan manajemen trafik antara GT Parungkuda dengan GT Cigombong untuk menjaga kelancaran lalu lintas,” paparnya.

BPJT juga akan menerapkan pembatasan kendaraan angkutan hasil tambang, yang berlaku 24 jam penuh mulai 19, 20, 24, 28, 29 Desember 2025 dan 4 Januari 2026.

Berita Terkait

Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis
KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah
Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah
KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya
Juli 2026 Sukabumi 4 kali digoyang gempa bumi, PT KAI ungkap pernyataan resmi
Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai aktif 17 Agustus, cek maskapai dan rute penerbangan
Pemprov Jawa Barat akan perangi LGBTQ
Warga Sukabumi wajib tahu, begini 3 cara mudah lapor jalan rusak secara online

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22 WIB

KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:25 WIB

Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya

Senin, 20 Juli 2026 - 16:17 WIB

Juli 2026 Sukabumi 4 kali digoyang gempa bumi, PT KAI ungkap pernyataan resmi

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Headline

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi mahasiswa berkumpul dan diskusi di depan kampus - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:50 WIB