Puluhan pelajar SD di Cidadap Sukabumi keracunan jajanan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan pelajar SD di Cidadap Sukabumi keracunan jajanan - Ist

Puluhan pelajar SD di Cidadap Sukabumi keracunan jajanan - Ist

sukabumiheadline.com – Puluhan pelajar SD Negeri 2 Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan jajanan di sekitar sekolah, Senin (1/12/2025) pagi sekira pukul 08.30 WIB.

Dugaan sementara, siswa kelas 4, 5 dan 6 mengalami keracunan setelah mengonsumsi kerang hijau yang dijual pedagang. Akibatnya, 25 pelajar harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas setempat.

Informasi diperoleh, pihak Puskesmas saat ini tengah melakukan uji lab terhadap sampel makanan yang dituding biang keracunan massal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SDN 2 Cidadap, Jumsoni, mengatakan bahwa peristiwa itu bermula setelah kegiatan upacara bendera.

Namun, sebelum siswa diarahkan kembali ke kelas, guru memberikan kesempatan untuk membeli jajanan dari pedagang yang berada di masing-masing kelas, termasuk pedagang yang menjual kerang hijau.

“10 menit setelah membeli jajanan, beberapa siswa mulai mengeluh pusing, mual, lalu muntah dan masuk ke kelas dalam kondisi tubuhnya lemas,” ungkap Jumsoni.

Melihat kondisi siswa yang memburuk, pihak sekolah segera membawa para siswa ke Puskesmas Cidadap. Tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, dan bidan langsung melakukan observasi serta memberikan penanganan intensif.

Sementara itu, menurut Kepala Puskesmas Cidadap, Aden Aulia Rahman, penanganan diberikan sesuai kondisi masing-masing siswa.

“Ada yang harus diinfus, ada yang cukup diberi obat, tergantung kondisi masing-masing anak,” ujarnya.

Seluruh siswa yang mengalami gejala keracunan dinyatakan pulih setelah menerima perawatan medis.

Alhamdulillah sudah sembuh semua dan tidak ada yang dirawat,” kata Aden.

Hingga kini, pihak sekolah bersama tenaga medis masih menunggu hasil uji lab terkait penyebab pasti keracunan. Saat ini, sampel makanan sedang dalam pemeriksaan guna mencegah kejadian serupa.

Berita Terkait

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat
Duh, 20 pelajar SMAN 1 Cicurug Sukabumi diminta mengundurkan diri

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WIB

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:44 WIB

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:53 WIB

Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Berita Terbaru