sukabumiheadline.com l Berawal dari vokalis band beraliran pop rock yang sering memainkan lagu-lagu The Cranberries, Ratinala berkembang menjadi penyanyi solo. Mengaransemen ulang tembang-tembang milik Chrisye dan Anggun dengan balutan musik reggae, mojang Sukabumi itu bermimpi menjadi the next Anggun.
Jalan panjang menuju belantika musik Indonesia dilaluinya sebelum merekam album solo. Wanita kelahiran Sukabumi, 18 Desember 1986 itu sudah pernah mencicipi manggung dari kafe ke kafe sampai ke acara pernikahan hingga jadi vokalis band The Bandit yang sempat mengikuti LA Light Indiefest 2006.
Bahkan sejumlah audisi dan kompetisi menyanyi seperti Indonesian Idol dan AFI pernah dijajal oleh Juara lomba Pop Singer tingkat SMA se-Sukabumi itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mungkin jalan aku bukan dari kontes seperti itu, tapi aku terus kerja keras untuk mewujudkan mimpi aku,” ucap Nala saat acara rilis albumnya, ‘Hatinya’, di MU Cafe, Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2010) lalu.
Menggaet Aray Daulay dari Steven & Coconut Trees, Nala membungkus tembang Mimpi milik Anggun C. Sasmi dengan balutan musik reggae. Lagu yang melambungkan nama Anggun di akhir tahun 1980-an itu pun terdengar lebih catchy dengan karakter vokal yang dibawakannya.
“Aku ingin bawain lagu itu dengan caraku, memang ada kesulitan, tapi aku harus pede dan bisa seperti mbak Anggun,” tambahnya.
Satu tembang lawas yang dibawakan almarhum Chrisye yang berjudul ‘Lilin-lilin Kecil‘ pun diaransemen ulang olehnya dan masuk di antara sebelas lagu dalam albumnya.
Lama berkecimpung di dunia anak band tak membuat penyanyi pendatang baru Ratinala puas.
Setelah memutuskan bersolo karir penyanyi asal Sukabumi ini mengandalkan lagu daur ulang. Jalan panjang menembus industri musik Indonesia dilalui Ratinala.
Meski mengaku kesulitan membawakan lagu yang sempat hits di akhir 80-an Ratinala tetap berusaha menjadi diri sendiri. Lagu Mimpi milik Anggun C Sasmi disulap menjadi musik bernuansa reggae.
“… Melambung jauh terbang tinggi, bersama mimpi… terlelap dalam lautan emosi….”
Begitulah penggalan lagu slow rock, Mimpi, milik Anggun C. Sasmi. Tembang karya Teddy S. dan Pamungkas N.M. itu kembali dipopulerkan biduanita Ratinala dengan aransemen baru: menjadi lagu berirama reggae yang riang.
Lewat album perdananya yang berjudul Hatinya, Biduanita, yang suaranya mirip vokalis The Cranberries, Dolares, ini juga mengaransemen ulang tembang populer Lilin-lilin Kecil karya James F. Sundah.
“Konsep memoles ulang lagu laris seperti ini memang jadi andalan albumku,” kata Ratinala.
Menurutnya, cukup berat membuat debut album dengan lagu-lagu baru, mengingat dirinya belum banyak dikenal publik. Yang jelas, jalan yang ditempuh Ratinala mengingatkan kembali penikmat musik di Tanah Air dengan konsep penyanyi solo Audi yang sukses dengan lagu Satu Jam Saja.
“Mungkin, setelah orang mulai kenal sosok Ratinala, saya akan mulai hadir dengan lagu-lagu baru yang lebih segar,” ujar penyanyi bernama asli Ratih Nalawati itu.
Meski membawakan lagu daur ulang, Ratinala tetap menghadirkan citarasa baru sesuai dengan karakter suaranya yang berbobot.
“Sebelum menyanyi solo, sudah lama saya bergabung dengan band Sukiyaki dan band cafe lainnya,” katanya.
Keputusannya bersolo karir tak membuat hubungannya dengan personel bandnya bermasalah. Justru ia mendapat dukungan penuh dari bandnya terdahulu.
Namun, namanya kini seakan meredup dan tak lagi jadi pemberitaan media. Sosoknya bak hilang atau bahkan terlupakan di antara derasnya persaingan di kancah hiburan Tanah Air.