Ratusan kilometer rusak, menghitung panjang dan kondisi jalan di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Cidahu, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

Jalan rusak di Cidahu, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Keluhan terkait kondisi jalan rusak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali ramai di media sosial. Warga mengeluhkan karena hingga menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran tahun ini jalan rusak belum juga diperbaiki.

Mengutip data Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU) Nomor 1688/KPTS/M/2022, jalan di Sukabumi dibagi tiga menurut kewenangannya, yakni Jalan Kabupaten, Jalan Provinsi dan Jalan Nasional.

Berita Terkait: Saking lama, warga Cidahu Sukabumi sampai lupa sejak kapan Jalan Kabupaten hancur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun, panjang jalan menurut kewenangannya menurut data Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, adalah sebagai berikut:

  1. Jalan Negara atau Jalan Nasional: 284,98 kilometer (2022, 2023, 2024)
  2. Jalan Provinsi: 316,32 kilometer (2022, 2023, 2024)
  3. Jalan Kabupaten: 1.266,71 kilometer (2022), 1.412,60 kilometer (2023), 1.424,36 kilometer (2024)

Dengan demikian, total panjang jalan menurut kewenangan di Kabupaten Sukabumi adalah 1.868,01 km pada 2022, lalu bertambah pada 2023 menjadi 2.013,90 km, dan kembali bertambah menjadi 2.025,66 km pada 2024.

Berita Terkait: Ketika jalan butut di Gegerbitung Sukabumi lebih tua dari usia pernikahan warganya

Panjang Jalan menurut kondisi permukaan

Sedangkan, panjang jalan menurut jenis permukaan jalan di Kabupaten Sukabumi pada 2022 hingga 2024, menurut data DPU Kabupaten Sukabumi, adalah sebagai berikut:

  • Jalan Aspal: 1.181,66 kilometer (2022), 1.140,70 kilometer, 1.326,21 kilometer (2024)
  • Jalan Kerikil: 45,11 kilometer (2022), 184,70 kilometer (2023), 21,12 kilometer (2024)
  • Jalan Tanah: 3,75 kilometer (2022), 25,48 kilometer (2023), 23,92 kilometer (2024)
  • Jalan dengan permukaan lainnya (beton, dll.): 36,19 kilometer (2022), 61,72 kilometer (2023), 53,11 kilometer (2024)

Rusak ratusan kilometer

Sementara itu, panjang jalan menurut kondisi baik, sedang, rusak dan rusak parah, pada 2022 hingga 2024, seperti dikutip dari data DPU Kabupaten Sukabumi, adalah sebagai berikut:

  • Kondisi Baik:  289,72 kilometer (2022), 447,55 kilometer (2023), dan 572,16 kilometer (2024)
  • Sedang: 650,57 kilometer (2022), 509,19 kilometer (2023), dan 290,67 kilometer (2024)
  • Rusak: 72,03 kilometer (2022), 231,05 kilometer (2023), dan 54,05 kilometer (2024)
  • Rusak Berat: 254,39 kilometer (2022), 224,81 kilometer (2023), dan 507,48 kilometer (2024).

Dari data di atas, diketahui panjang Jalan rusak dan rusak parah mencapai total 516,53 kilometer pada 2024.


Dilarang republikasi artikel Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Belajar dari kasus 2023, Sukabumi bakal tergusur dari 10 Kota Paling Toleran 2026
Miris, warga Sukabumi mulai makan tabungan
Sukabumi-Pangandaran: Jalan poros selatan segera dibangun Pemprov Jabar
5+2 masalah sosial di Sukabumi, dari kemiskinan, pengangguran hingga lesbian
IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah
Jumlah Gen Alpha Sukabumi: Karakteristik dan tantangan si pembawa perubahan
10 kecamatan paling tidak ideal di Sukabumi menurut standar WorldoMeters
Pendapatan Pemkab Sukabumi dari pajak pertambangan dan perkebunan, tak sebanding kerugian

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:00 WIB

Belajar dari kasus 2023, Sukabumi bakal tergusur dari 10 Kota Paling Toleran 2026

Kamis, 30 April 2026 - 00:01 WIB

Miris, warga Sukabumi mulai makan tabungan

Senin, 27 April 2026 - 00:01 WIB

Sukabumi-Pangandaran: Jalan poros selatan segera dibangun Pemprov Jabar

Kamis, 23 April 2026 - 13:50 WIB

5+2 masalah sosial di Sukabumi, dari kemiskinan, pengangguran hingga lesbian

Rabu, 22 April 2026 - 15:31 WIB

IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah

Berita Terbaru

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matik super irit BBM cuma Rp20 jutaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:01 WIB