Rumpun Bambu Tergerus Longsor Tutupi Jalan Kabupaten di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumpun bambu longsor di Nagrak. l Istimewa

Kondisi rumpun bambu longsor di Nagrak. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l NAGRAK – Telah terjadi bencana alam berupa tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur cukup lama, Kamis (4/11/2021) sore pukul 16.00 WIB hingga malam pukul 20.00 WIB.

Hujan yang terus mengguyur mengakibatkan Jalan Kabupaten penghubung Kecamatan Ciambar dan Nagrak terputus, tepatnya di Kampung Kancah Nangkub RT 02/07, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi pada pukul 20.00 WIB.

Miky Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak mengatakan, kejadian longsor tersebut akibat curah air hujan yang tinggi disertai angin kencang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hujan deras dan lama menyebabkan satu rumpun bambu longsor. Bongkahan akar rumpun bambu berukuran diameter sekira 4 meter, sehingga menutupi jalan kabupaten penghubung 2 kecamatan (Nagrak-Ciambar-red),” ujar Micky kepada sukabumiheadlines.com.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun arus kendaraan menjadi terputus karena jalan tidak bisa dilalui.

Miky mengungkapkan untuk sementara kondisi terakhir jalan hanya bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

“Kondisi terakhir, bersama warga berupaya mengevakuasi bongkahan rumpun bambu tersebut. Jadi saat ini baru bisa dilalui oleh kendaraan roda dua,” kata dia.

Micky menambahkan, evakuasi bongkahan akar rumpun bambu akan dilakukan pada hari ini, Jumat (5/11/2021) pagi.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB