Sayonara LPG 3 Kg, Diganti Pipa Gas Nyambung Dapur Warga Sukabumi Mirip PDAM

- Redaksi

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elpiji 3 kg bersubsidi. l Istimewa

Elpiji 3 kg bersubsidi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Tidak lama lagi, warga Sukabumi, Jawa Barat, tidak perlu lagi repot membeli LPG atau elpiji 3 dan 12 kilogram. Pasalnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggenjot proyek pembangunan pipa transmisi gas bumi.

Dalam rencana besarnya, diharapkan suplai gas bumi terkoneksi dengan dapur rumah tangga (RT).

Sejumlah proyek pipa transmisi gas bumi tengah digarap pemerintah, antara lain proyek pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei sepanjang 400 kilometer (km) dan proyek pipa gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) 255 km.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika proyek pipa gas ini rampung, maka jaringan pipa gas bumi akan tersambung dari Aceh hingga Jawa Timur. Dengan demikian, nantinya dapur-dapur warga Sukabumi akan langsung dialiri gas elpiji, serupa jaringan air minum milik PDAM.

Menurut Menteri ESDM Arifin Tasrif, proyek ini akan membantu pemerintah untuk mengurangi impor LPG sehingga menghemat devisa. Apalagi mengingat impor LPG Indonesia berkisar di 5-6 juta ton per tahun. Selain itu, masyarakat juga tak perlu lagi menenteng ‘gas melon’ alias LPG 3 kg.

“Selain hemat devisa, kita mempermudah masyarakat untuk bisa mendapatkan energi di rumah. Tidak perlu lagi harus gotong-gotong ‘melon’ 3 kg, cukup dia buka kerannya. Nyala lah dapurnya,” kata Arifin dalam Konferensi Pers terkait Capaian Kinerja Sektor ESDM 2023 dan Program Kerja 2024, Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024) lalu.

Baca Juga :  Beli LPG 3 Kg Bawa KTP, Faisal Basri: Tidak Tepat

Namun dalam merealisasikannya, perlu dirampungkan infrastruktur penyambung gas alam dengan kawasan permukiman. Oleh karena itu, proyek pipa transmisi gas bumi terus dikebut.

Dengan rampungnya proyek pipa Dumai-Sei Mangkei dan Cisem, maka jaringan pipa gas bumi akan tersambung dari Aceh hingga Jawa Timur.

“Apa pentingnya transmisi ini? Kita mengoptimalkan transmisi interkoneksi antarkota ini agar kota-kota besar yang terlintas maupun kota kecil bisa terlintasi sambungan pipanya. Ini akan kita sambung lagi untuk membangun jaringan gas di kota-kota. Ini tempat hub-hub yang akan dilalui jaringan gas tersebut,” ujarnya.

“Jaringan gas ini kita perlukan karena di banyak negara banyak memanfaatkan gas alam untuk sumber-sumber kebutuhan energi rumah tangga. Kemudian juga hotel, tempat rekreasi. Kita juga harus mengupayakan itu,” sambungnya.

Arifin menambahkan, kebutuhan gas domestik berpotensi makin membesar, sementara tren ekspor makin menurun. Paralel dengan pembangunan pipa gas tersebut, pemerintah juga akan menggenjot suplai gas dari sumber-sumber dalam negeri.

Baca Juga :  Untung Gede, Pria Palabuhanratu Sukabumi Ini Oplos Elpiji 3 Kg dengan 12 Kg

“Kita akan manfaatkan gas ini untuk mendukung fase transisi energi kita,” pungkasnya.

Pemerintah menargetkan proyek pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei sepanjang 400 Km selesai pada 2027.Penyelesaian proyek pipa gas Dumai-Sei Mangkei tersebut merupakan bagian dari upaya antisipasi kelebihan gas bumi, yang mana ada potensi gas besar di Laut Andaman.

Total anggaran yang akan dipakai untuk pembuatan pipa gas Dumai-Sei Mangkei sebesar Rp6,6 triliun, dan akan menyalurkan potensi gas bumi dari Wilayah Kerja (WK) Agung dan Andaman di Aceh untuk dimanfaatkan di Jawa dan Sumatera.

Seiring dengan itu, juga didorong penyelesaian ruas pipa gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap I yang telah selesai pada tahun 2023 dan pipa gas bumi Cisem Tahap II yang dijadwalkan rampung tahun 2025.

Diperkirakan akan ada penambahan penerima jaringan gas kota (jargas) di Cisem sebanyak 300 ribu sambungan rumah tangga (SR) dan Dumai-Sei Mangkei sebanyak 600 ribu SR. Dari angka tersebut akan mengurangi subsidi LPG 3 kg Rp630 miliar per tahun, dan akan menghemat devisa impor LPG Rp1,08 triliun per tahun.

Berita Terkait

KDM ancam tak akan perbaiki jalan rusak jika truk ODOL masih melintas
Di Sukabumi dan semua kawasan industri wajib sediakan lahan buat apartemen buruh
Menteri PPN/Kepala Bappenas sebut MBG lebih penting dari pembukaan lapangan kerja
Begini 5 skema MBG selama Ramadhan, dari menu hingga wilayah non-muslim
Kasus PHK hampir 100 ribu, daerah mana terbanyak?
Ngaku kena tipu, wanita Sukabumi memerkosa sesama perempuan
Dipacu dari Sukabumi, Harley Davidson nyungsep usai serempet pemotor lain
Perkembangan dan penanganan bencana di Indonesia, dari Sukabumi hingga Talaud

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:42 WIB

KDM ancam tak akan perbaiki jalan rusak jika truk ODOL masih melintas

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06 WIB

Di Sukabumi dan semua kawasan industri wajib sediakan lahan buat apartemen buruh

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:37 WIB

Menteri PPN/Kepala Bappenas sebut MBG lebih penting dari pembukaan lapangan kerja

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:57 WIB

Begini 5 skema MBG selama Ramadhan, dari menu hingga wilayah non-muslim

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:11 WIB

Kasus PHK hampir 100 ribu, daerah mana terbanyak?

Berita Terbaru