Sebut Negara Tangguh Lawan Penjajah, Ukraina Minta Bantuan Indonesia

- Redaksi

Kamis, 3 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Rusia mengepung Ukraina. l Istimewa

Pasukan Rusia mengepung Ukraina. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l JAKARTA – Kedutaan Besar Ukraina (Kedubes) Ukraina di Indonesia merilis pernyataan yang meminta dukungan tegas Jakarta untuk negaranya menyusul invasi Rusia yang sudah berlangsung satu pekan.

Ukraina mengatakan, bahwa pihaknya meyakini suara Indonesia yang penuh keyakinan dan ketangguhan dapat terdengar jelas di PBB bahkan pelosok dunia yang jauh.

“Rakyat Indonesia, keadaan saat ini sungguh berat dan menyakitkan bagi kami. Oleh karena itu, kami menunggu dukungan Anda. Kami berharap dapat mendengar suara Anda yang lantang dan berani dalam membela kami,” tulis pernyataan Kedubes Ukraina di Indonesia yang dikonfirmasi Kemenlu RI, Selasa (1/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Ukraina mengakui bahwa Indonesia adalah bangsa kuat dan gagah serta pejuang bagi kebenaran dan kebebasan.

Dalam pernyataannya tersebut, Ukraina mengatakan bahwa Indonesia merupakan bagian dari tulang punggung perdamaian dan keadilan di negara yang bebas dan demokratis.

Baca Juga :  Di Tengah Ancaman Agresi Rusia, AS Malah Tarik Seluruh Tentara dari Ukraina

“Anda adalah pewaris kerajaan-kerajaan besar Majapahit, Pajajaran, Sriwijaya, yang berhasil melumpuhkan para penjajah Mongol yang kala itu tak terkalahkan. Anda adalah penerus memori tentang perjuangan melawan para penjajah demi kemerdekaan dan kebebasan bangsa di abad 19-20,” tulis pernyataan itu.

“Anda adalah bangsa bijak yang mampu menepis rayuan tipuan komunis dan tak tunduk padanya. Anda unik dalam keragaman Anda, Anda bebas pula perkasa. Anda adalah pilar perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara.”

Ukraina memvalidasi perasaan rakyat Indonesia bahwa tragedi yang terjadi pada negaranya menyayat hati. Oleh karena itu, Ukraina mendesak Indonesia untuk tidak berdiam diri menyaksikan Federasi Rusia, sang penerus rezim komunis, melakukan tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan di kota-kota dan desa-desa Ukraina.

Baca Juga :  Ukraina Klaim Bunuh 14 Ribu Tentara Rusia

Dalam perjuangan demi perdamaian dan kebahagiaan, Ukraina harus membayar harga mahal setiap harinya – dengan nyawa putra dan putri, saudara dan saudari, serta anak dan cucunya. Jika perang berkepanjangan dan bahkan Ukraina gugur, Kiev mengatakan, maka sistem keamanan global dan prinsip hidup berdampingan secara damai dan prinsip pembangunan, yang telah dipelihara dengan seksama oleh dunia pasca tragedi Perang Dunia II, yang saat ini sedang coba direbut oleh Rusia dan Vladimir Putin dari genggaman kami dan Anda, juga pasti akan runtuh.

“Para pahlawan kini melihat kita sama seperti dahulu kala – di tahun 1940-an. Kita tidak punya hak untuk tetap membisu. Jika terus begitu, maka kita tidak akan memiliki hari esok. Rakyat Indonesia, dukunglah kami. Merdeka atau mati!”

Berita Terkait

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan
Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng
Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP
4.000 ASN dipastikan akan direkrut jadi Komcad
KDM ancam tak akan perbaiki jalan rusak jika truk ODOL masih melintas
Di Sukabumi dan semua kawasan industri wajib sediakan lahan buat apartemen buruh
Menteri PPN/Kepala Bappenas sebut MBG lebih penting dari pembukaan lapangan kerja
Begini 5 skema MBG selama Ramadhan, dari menu hingga wilayah non-muslim

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:04 WIB

Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:48 WIB

Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

4.000 ASN dipastikan akan direkrut jadi Komcad

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:42 WIB

KDM ancam tak akan perbaiki jalan rusak jika truk ODOL masih melintas

Berita Terbaru

Ilustrasi hutan kota di antara permukiman penduduk - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Kamis, 5 Feb 2026 - 14:49 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131